
Trump Kembali Peringatkan NATO karena Hal Ini
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali memperingatkan NATO karena ia kecewa negara-negara aliansi itu tidak mendukung Washington selama perang melawan Iran.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali memperingatkan NATO karena ia kecewa negara-negara aliansi itu tidak mendukung Washington selama perang melawan Iran.

Pasukan Bersenjata Israel (Israel Defense Forces/IDF) mengklaim telah meluncurkan lebih dari 10.800 serangan udara ke Iran selama serangan gabungan dengan Amerika Serikat (AS) sejak akhir Februari lalu.

Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) mendorong agar pemerintah terus mengupayakan gencatan senjata permanen konflik Amerika Serikat-Israel versus Iran.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memperingatkan agar Amerika Serikat (AS) tidak membiarkan Israel merusak diplomasi, yang telah menghasilkan kesepakatan gencatan senjata.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengecam keras rentetan serangan Israel ke berbagai wilayah di Lebanon, yang telah menewaskan lebih dari 250 orang.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengecam NATO karena enggan membantu melawan Iran. Hal itu ia ungkapkan setelah pertemuan dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO Mark Rutte di Gedung Putih pada beberapa waktu lalu.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa penghentian serangan di Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan gencatan senjata dengan Iran.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengecam serangan Israel di Lebanon, yang berpotensi merusak kesepakatan gencatan senjata dengan Iran.

Anggota Komisi I DPR RI Oleh Soleh menyambut positif kesepakatan gencatan senjata sementara antara Amerika Serikat dan Iran yang akan berlangsung selama dua pekan.

Amerika Serikat (AS) dan Iran telah sepakat untuk gencatan senjata selama dua minggu. Kesepakatan ini dimediasi oleh Pakistan, yang berdasarkan atas tuntutan masing-masing negara.