
Hizbullah Akui Luncurkan Drone ke Rumah Perdana Menteri Israel
Hizbullah mengaku bertanggung jawab atas serangan drone terhadap salah satu rumah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Caesarea, Israel bagian utara pada pekan lalu.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Hizbullah mengaku bertanggung jawab atas serangan drone terhadap salah satu rumah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Caesarea, Israel bagian utara pada pekan lalu.

Israel mengatakan bahwa pihaknya telah membunuh Hashem Safieddine, penerus pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah yang tewas pada bulan lalu dalam serangan di Beirut, Lebanon.

Juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) Daniel Hagari mengatakan bahwa Hizbullah telah membangun bunker yang dirancang sebagai tempat tinggal di bawah rumah sakit Al-Sahel di Beirut.

Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) mengatakan telah memulai operasi darat di Lebanon bagian selatan pada Selasa (1/10). Serangan itu diklaim dilakukan secara 'terlokalosasi dan terarah' terhadap Hizbullah.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengecam serangan udara Israel yang menewaskan pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah dan menilai serangan itu memicu perang besar di Timur Tengah.

Dalam kurun waktu dua minggu terakhir, serangan Israel di Lebanon telah menewaskan tujuh pejabat penting Hizbullah, termasuk komandan Hassan Nasrallah yang dikonfirmasi tewas pada Sabtu (28/9).

Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) kembali melakukan serangkaian serangan udara di Lebanon yang diklaim menargetkan markas besar Hizbullah pada Sabtu (28/9) waktu setempat.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel Katz menolak usulan gencatan senjata dengan Hizbullah dan menegaskan pihaknya akan terus melakukan serangan terhadap kelompok tersebut.

Perdana Menteri Lebanon Najib Mikati mengaku optimis bahwa gencatan senjata dapat segera dicapai untuk mengakhiri pertempuran antara Israel dan Hizbullah yang mengguncang negaranya.

Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) mengatakan bahwa mereka kembali menyerang Hizbullah di Lebanon pada Selasa (24/9). Serangan itu dilakukan sehari setelah Israel menggencarkan serangan udara yang menewaskan hampir 500 orang di Lebanon.