
Presiden AS Umumkan Kesepakatan Gencatan Senjata Israel-Hizbullah
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengungkapkan bahwa gencatan senjata untuk mengakhiri konflik Israel-Hizbullah di Lebanon telah disepakati dan akan segera diimplementasikan.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengungkapkan bahwa gencatan senjata untuk mengakhiri konflik Israel-Hizbullah di Lebanon telah disepakati dan akan segera diimplementasikan.

Kepala Kebijakan Uni Eropa (UE) Josep Borrell mengatakan bahwa pihaknya siap mengalokasikan €200 juta (sekitar $209 juta) untuk membantu militer Lebanon dalam mengerahkan pasukan tambahan ke wilayah bagian selatan negara tersebut.

Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) mengatakan bahwa Hizbullah telah meluncurkan 250 proyektil dari Lebanon pada beberapa waktu lalu.

Lebanon dan Hizbullah telah menyetujui rencana gencatan senjata dengan Israel yang diusulkan oleh Amerika Serikat (AS). Hal itu merupakan upaya paling signifikan untuk mengakhiri konflik.

Iran menegaskan komitmen dukungan tak tergoyahkan untuk Lebanon di tengah konflik antara Israel dan Hizbullah yang telah menewaskan lebih dari 3000 orang.

Hizbullah mengatakan pihaknya belum menerima proposal gencatan senjata apa pun dari Israel, di tengah konflik yang terus berlangsung di Lebanon.

Pemimpin Hizbullah Naim Qassem mengatakan bahwa negosiasi tidak langsung mungkin dapat dilakukan jika Israel menghentikan serangan ke Lebanon.

Serangan Israel terhadap Lebanon telah menewaskan lebih dari 3.000 orang sejak konflik pecah pada tahun lalu antara Hizbullah dan Israel di sepanjang wilayah perbatasan.

Pemimpin baru Hizbullah, Naim Qassem, mengatakan bahwa pihaknya akan terus bertempur melawan Israel hingga ditawarkan proposal gencatan senjata yang dianggapnya dapat diterima.

Hizbullah, kelompok bersenjata yang berbasis di Lebanon, telah memilih wakil kepala Hizbullah, Naim Qassem untuk menggantikan Sekretaris Jenderal Hassan Nasrallah, yang tewas dalam serangan udara Israel.