
Israel Luncurkan Serangan Darat ke Lebanon, Targetkan Hizbullah
Pasukan Bersenjata Israel Tentara (IDF) telah meluncurkan operasi darat yang diklaim 'terbatas dan terarah' menargetkan Hizbullah di Lebanon Selatan pada Senin (16/3).
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Pasukan Bersenjata Israel Tentara (IDF) telah meluncurkan operasi darat yang diklaim 'terbatas dan terarah' menargetkan Hizbullah di Lebanon Selatan pada Senin (16/3).

Komandan militer senior Hizbullah, Haytham Ali Tabatabai, dilaporkan tewas dalam sebuah serangan udara Israel yang menyasar kawasan pinggiran selatan Beirut, Lebanon, pada Minggu (23/11) waktu setempat.

Pasukan Penjaga Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) melaporkan militer Israel kembali menargetkan personelnya dalam sebuah insiden terbaru di perbatasan.

Pemimpin Hizbullah Naim Qassem memperingatkan bahwa pelanggaran Israel terhadap perjanjian gencatan senjata di Lebanon akan membuat kesabaran kelompoknya habis dan meluncurkan tindakan tegas.

Pemimpin Hizbullah Naim Qassem mengakui jatuhnya rezim Bashar al-Assad telah mempengaruhi kelompoknya. Ia mengungkapkan, Hizbullah yang berbasis di Lebanon telah kehilangan rute pasokan militer melalui Suriah.

Israel dan Hizbullah telah saling tuduh melanggar gencatan senjata di Lebanon di mana keduanya kembali meluncurkan serangan yang menewaskan beberapa orang.

Angkatan Udara Israel (Israel Air Forces/IAF) mengatakan bahwa pihaknya telah menyerang fasilitas yang digunakan Hizbullah untuk menyimpan roket jarak menengah di Lebanon Selatan, usai kedua belah pihak saling tuduh melanggar gencatan senjata.

Angkatan Bersenjata Lebanon mengatakan bahwa mereka sedang bersiap untuk dikerahkan ke wilayah perbatasan di bagian selatan, setelah gencatan senjata antara Israel-Hizbullah mulai berlaku.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengatakan bahwa gencatan senjata Israel-Hizbullah di Lebanon merupakan "sinar harapan pertama" dalam konflik di Timur Tengah.

Warga Lebanon yang mengungsi akibat konflik mulai kembali ke rumah mereka masing-masing usai diberlakukannya kesepakatan gencatan senjata antara Hizbullah dan Israel pada Rabu (27/11) dini hari waktu setempat.