
Konflik Memanas, 19.667 Warga Palestina Tewas di Gaza
Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan bahwa jumlah warga Palestina yang tewas akibat konflik di Gaza telah mencapai 19.667 orang sejak 7 Oktober lalu.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan bahwa jumlah warga Palestina yang tewas akibat konflik di Gaza telah mencapai 19.667 orang sejak 7 Oktober lalu.

Konflik di Gaza terus berkecamuk dan semakin tidak terkendali. Angkatan Bersenjata Israel atau IDF dilaporkan menembak warga negaranya sendiri di karena salah mengidentifikasi mereka sebagai ancaman.

Kepala badan bantuan PBB untuk pengungsi Palestina atau UNRWA mengatakan bahwa penduduk Gaza mengalami krisis kelaparan akibat konflik yang terus bergulir. Kerumunan warga yang kelaparan sampai menghentikan truk bantuan dan berebut untuk mengambil makanan di dalamnya.

Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berhasil mengesahkan resolusi berisikan desakan gencatan senjata segera di Gaza akibat konflik antara Israel dan Hamas.

Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan bahwa jumlah warga Palestina yang tewas akibat konflik di Gaza telah mencapai hampir 18.000 orang sejak 7 Oktober lalu.

Kepala Badan HAM PBB (OHCHR) Volker Turk memperingatkan adanya atrocity crime dalam konflik di Gaza. Ia lantas mendesak pihak-pihak terkait untuk tidak melakukan pelanggaran semacam itu.

Otoritas Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengatakan bahwa situasi semakin memburuk di wilayah selatan Palestina khususnya Rafah dan Khan Younis, seiring meningkatnya intensitas konflik antara Israel dan Hamas.

KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 siap dikerahkan untuk mengirim bantuan kemanusiaan dan membantu rakyat Palestina yang terdampak konflik Israel-Hamas di jalur Gaza.

Konflik bersenjata antara Israel dan Hamas di jalur Gaza kembali berlanjut. Hal ini dilakukan beberapa menit usai kesepakatan gencatan senjata berakhir.

Merespon tragedi kemanusiaan di Gaza, Palestina, TNI AL mengerahkan kapal bantu rumah sakit untuk membawa bantuan sandang dan pangan hingga medis, menuju Laut Mediterania Timur.