Krisis Kelaparan, Penduduk Gaza Terpaksa Berebut Makanan

Jakarta, IDM - Kepala badan bantuan PBB untuk pengungsi Palestina atau UNRWA mengatakan bahwa penduduk Gaza mengalami krisis kelaparan akibat konflik yang terus bergulir. Kerumunan warga yang kelaparan sampai menghentikan truk bantuan dan berebut untuk mengambil makanan di dalamnya.
"Orang-orang menghentikan truk bantuan, mengambil makanan, dan langsung memakannya. Ini menunjukkan betapa putus asa dan laparnya mereka. Saya melihat ini secara langsung," kata Komisaris Jenderal UNRWA Philippe Lazzarini melansir laman resmi UNRWA, Jumat (15/12).
Baca Juga: Militan Houthi Peringatkan Kapal di Laut Merah untuk Tidak Berlayar ke Israel
Lazzarini menjelaskan, kerumuman warga itu membuat pasokan bantuan sulit untuk didistribusikan secara menyeluruh. Menurutnya, hal ini terjadi karena bantuan kemanusiaan khususnya makanan dan air masih belum mencukupi kebutuhan mereka.
"Karena sedikitnya bantuan yang masuk ke Gaza, menjadi semakin sulit untuk mencapai tempat penampungan yang penuh sesak. Di luar sana terdapat puluhan ribu orang yang sangat membutuhkan bantuan yang sama. Mereka juga perlu dipasok dan dibantu," ujarnya.
Baca Juga: Inggris, Jepang dan Italia Sepakati Perjanjian Kerja Sama Program Pesawat Tempur
Ia pun mendorong agar gencatan senjata segera dilakukan. Namun, jika itu sulit dilakukan, ia menegaskan bantuan dalam jumlah besar harus dikirim secepatnya ke Gaza sebelum situasi menjadi semakin memburuk.
"Hingga saat ini, terdapat 135 staf UNRWA yang terbunuh sejak awal perang. Tidak ada tempat yang luput, bahkan tempat-tempat yang harus dilindungi oleh hukum perang pun tidak," imbuhnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































