
Komite Ini Siap Kelola Gaza Pascakonflik
Komite Nasional untuk Administrasi Gaza (National Committee for the Administration of Gaza/NCAG) menyatakan bahwa mereka siap untuk mengambil alih tanggung jawab pemerintahan dan mengelola wilayah tersebut.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Komite Nasional untuk Administrasi Gaza (National Committee for the Administration of Gaza/NCAG) menyatakan bahwa mereka siap untuk mengambil alih tanggung jawab pemerintahan dan mengelola wilayah tersebut.

Hamas dan faksi-faksi Palestina lainnya telah menyetujui dokumen yang memuat rencana perlucutan senjata di Gaza. Namun, Hamas tidak akan melakukan hal itu sebelum Pasukan Bersenjata Israel (Israel Defense Forces/IDF) angkat kaki dari Gaza.

Badan PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan bahwa sekitar 67 warga Palestina terpaksa mengungsi akibat penggusuran oleh militer Israel di Tepi Barat yang diduduki sepanjang bulan ini.

Kendali militer Israel yang terus meluas di Gaza sejak perjanjian gencatan senjata Oktober tahun lalu telah membatasi akses bagi kelompok kemanusiaan sekaligus ruang bergerak bagi warga sipil.

Cina menyerukan kepada semua pihak khususnya Israel untuk mematuhi dan implementasi perjanjian gencatan senjata di Gaza. Hal itu diungkapkan oleh perwakilan tetap Cina untuk PBB Fu Cong dihadapan Dewan Keamanan PBB.

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menyatakan bahwa situasi di Gaza merupakan wujud kegagalan masyarakat internasional dalam menegakkan hukum internasional dan multilateralisme.

Pemerintah Malaysia siap menggugat Israel ke Mahkamah Internasional (ICJ) terkait tindakan kekerasan yang dilakukan terhadap para relawan armada bantuan kemanusiaan ke Gaza, Global Sumud Flotilla 2.0.

Komisi I DPR RI menyoroti pentingnya perlindungan lanjutan terhadap sembilan WNI relawan Global Sumud Flotilla yang sempat ditangkap dalam misi kemanusiaan menuju Gaza.

Pemerintah Indonesia menunjukkan efektivitas strategi diplomasi senyap (quiet diplomacy) dalam menangani krisis penahanan sembilan relawan WNI yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 menuju Gaza.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Spanyol Jose Manuel Albares mengatakan bahwa sekitar 44 orang aktivis Global Sumud Flotilla 2.0, armada kemanusiaan yang berupaya menyalurkan bantuan menembus blokade Israel di Gaza, akan dibebaskan Israel.