
Indonesia Dukung Langkah Palestina Perkuat Koordinasi Perdamaian Internasional
Pemerintah Indonesia menyambut pembentukan kantor penghubung (liaison office) oleh Otoritas Palestina guna memperkuat komunikasi dengan Dewan Perdamaian (Board of Peace).
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Pemerintah Indonesia menyambut pembentukan kantor penghubung (liaison office) oleh Otoritas Palestina guna memperkuat komunikasi dengan Dewan Perdamaian (Board of Peace).

Penunjukan Indonesia sebagai Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) di Gaza memicu sorotan di parlemen.

Dewan Perdamaian (BoP), yang diusulkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dibentuk untuk mengawal stabilisasi dan rehabilitasi pascakonflik di Gaza. Hingga kini terdapat total 22 negara yang bergabung BoP termasuk Indonesia. Lantas, bagaimana masyarakat Gaza memandang dibentuknya dewan tersebut?

Penunjukan Indonesia sebagai Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF) di Gaza dinilai sebagai kepercayaan besar dunia terhadap profesionalisme TNI.

Presiden Prabowo Tegaskan Two-State Solution dan Kesiapan Indonesia Dukung Misi Perdamaian Gaza

Masyarakat Gaza yang tinggal di tenda pengungsian memulai hari pertama bulan Ramadhan dengan keterbatasan karena konflik yang telah berlangsung selama tiga tahun.

TNI AD tengah mempersiapkan prajuritnya untuk keberangkatan ke Gaza. Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menyebut Rapat Penyiapan Satgas Perdamaian dan Kemanusiaan Indonesia sudah digelar 12 Februari 2026 kemarin.

Rencana pemerintah Indonesia untuk mengirimkan hingga 8.000 personel pasukan perdamaian ke Gaza sebagai bagian dari International Stabilisation Force (ISF) telah memantik diskursus panas. Di ruang publik, reaksi terbelah tajam antara kebanggaan akan peran aktif negara dan skeptisisme yang cukup keras. Narasi yang berkembang di kalangan skeptis umumnya berkisar pada kekhawatiran bahwa Indonesia sedang masuk ke dalam "jebakan" Amerika Serikat, atau sekadar menjadi stempel legitimasi bagi skenario asing.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta menegaskan wacana pelibatan TNI ke Gaza, Palestina, harus berorientasi pada misi kemanusiaan dan stabilisasi, bukan operasi tempur.

TNI AL mempertegas kesiapan mereka mendukung misi perdamaian dunia di Gaza, Palestina. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) memastikan pihaknya mengerahkan aset strategis untuk menyokong misi Board of Peace (BoP).