Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr mengatakan bahwa pihaknya tidak akan membalas tindakan Cina yang menembak meriam air ke kapal-kapal Filipina di perairan yang disengketakan. Ia menegaskan akan tetap mempertahankan kedaulatan negaranya tetapi tidak menggunakan langkah ofensif.
Otoritas militer Filipina mengatakan bahwa Cina telah melakukan “manuver yang berbahaya” dan memasang kembali penghalang di wilayah yang disengketakan, Scarborough Shoal.
Cina memperingatkan bahwa latihan gabungan antara Filipina dan Amerika Serikat (AS) merupakan sebuah provokasi dan memicu ketegangan di kawasan Laut Cina Selatan.
Amerika Serikat (AS), Jepang dan Filipina menggelar KTT trilateral pertama di Gedung Putih pada beberapa waktu lalu, sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat kerjasama pertahanan dan menjaga stabilitas di kawasan Indo-Pasifik.
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. mengatakan bahwa pihaknya terbuka untuk menjalin komunikasi dengan Cina dalam mengatasi ketegangan di Laut Cina Selatan. Ia pun meminta agar pihak Cina bersedia berkolaborasi demi mencegah insiden yang melibatkan kapal-kapal di kawasan tersebut.
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr telah mengeluarkan perintah tertulis kepada kabinetnya untuk memperkuat keamanan maritim dalam menghadapi serangkaian tantangan terhadap integritas wilayah, seiring dengan meningkatnya perselisihan dengan Cina.
Filipina kembali memprotes tindakan agresif yang dilakukan Penjaga Pantai Cina berupa penyerangan menggunakan meriam air dan melukai tiga awak Kapal Unaizah 4 May di Laut Cina Selatan pada beberapa waktu lalu.
Amerika Serikat (AS) meneguhkan komitmen pada Filipina untuk terus memberi dukungan termasuk di bidang pertahanan, di tengah meningkatnya ketengan dengan Cina.
Cina mengatakan Filipina mengabaikan usulan yang diajukannya untuk menangani perselisihan terkait klaim tumpang tindih di Laut Cina Selatan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Pengamat militer Tasha Imansyah mengungkapkan jika Laut Cina Selatan masih berpotensi eskalasi. Terlebih, belum lama ini sempat terjadi insiden tabrakan kapal antara penjaga pantai Filipina dan penjaga pantai Cina di perairan dekat karan Ren’ai Jiao Laut Cina Selatan pada Selasa (5/3).