
ASEAN-India Perkuat Ketahanan Kawasan di Tengah Dinamika Geopolitik
Dalam menghadapi dinamika geopolitik, ASEAN mendorong ketahanan kawasan dalam Post Ministerial Conference (PMC) bersama India di Manila, Filipina pada Rabu (22/7).
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Dalam menghadapi dinamika geopolitik, ASEAN mendorong ketahanan kawasan dalam Post Ministerial Conference (PMC) bersama India di Manila, Filipina pada Rabu (22/7).

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menyoroti tajam relevansi hukum laut internasional di tengah situasi global yang makin kompleks. Ali menilai dinamika geopolitik saat ini memicu banyak kritik terhadap efektivitas aturan kelautan dunia saat terjadi perang terbuka.

Dinamika geopolitik kawasan dan ancaman keamanan digital menjadi perhatian serius pemerintah.

Dinamika geopolitik di Timur Tengah kian memanas seiring meningkatnya eskalasi konflik antara Iran, Amerika Serikat (AS), dan Israel. Kondisi ini memicu respons serius dari jajaran TNI AL. Melalui Pusat Pengkajian Maritim (Pusjianmar) Seskoal, TNI AL memperingatkan adanya ancaman nyata terhadap jalur-jalur laut sempit yang strategis atau chokepoints dunia.

Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa status siaga 1 ditetapkan tidak lain untuk meyakinkan dan menjamin keamanan masyarakat.

Di tengah dinamika geopolitik yang tidak menentu, diplomasi tetap menjadi instrumen utama dalam menjaga stabilitas global. Namun, keterlibatan perempuan dalam ruang lingkup diplomasi kerap terabaikan, padahal sifat-sifat yang dibutuhkan negosiator ulung dimiliki perempuan.

Diplomasi Indonesia berdasarkan atas kebijakan bebas aktif yang mengedepankan unsur ketahanan, kesiapsiagaan dan adaptasi di tengah dunia yang semakin keras, kompetitif, serta tidak terprediksi.

Pusat Kerja Sama (Puskersin) TNI tengah menyusun strategi arah diplomasi pertahanan yang adaptif dalam menghadapi dinamika geopolitik global dan kawasan.

Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) bersama TNI menegaskan urgensi integrasi tata ruang pertahanan dalam perencanaan tata ruang nasional maupun daerah.

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan persatuan dan sentralitas ASEAN merupakan elemen kunci dalam menjaga stabilitas kawasan Asia Tenggara di tengah ketidakpastian global.