
Cina Kritik Deklarasi NATO 'Bias dan Provokatif'
Cina memperingatkan NATO agar tidak menyebarkan bias dan provokasi melalui 'Deklarasi KTT Washington', yang menuduh Cina berperan penting dalam membantu serangan Rusia terhadap Ukraina.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Cina memperingatkan NATO agar tidak menyebarkan bias dan provokasi melalui 'Deklarasi KTT Washington', yang menuduh Cina berperan penting dalam membantu serangan Rusia terhadap Ukraina.

NATO secara tegas menyatakan bahwa Cina merupakan ancaman karena menjadi sekutu utama dan mendukung Rusia dalam perang melawan Ukraina.

Cina dan Belarus menggelar latihan militer gabungan di lokasi yang hanya berjarak beberapa kilometer dari perbatasan Polandia, yang merupakan anggota NATO.

Menteri Pertahanan (Menhan) Swedia Pål Jonson mengaku khawatir atas insiden manuver berbahaya yang dilakukan Cina terhadap kapal-kapal Filipina di Laut Cina Selatan. Menurutnya, hal itu merusak stabilitas keamanan di kawasan.

Jakarta, IDM – Pemerintah Cina menolak tuduhan dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bahwa Cina berupaya membantu Rusia untuk menggagalkan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian yang rencananya digelar di Swiss pada 15-16 Juni. "Cina sangat tegas dan aktif berkomitmen untuk mendorong…

Kementerian Keamanan Negara (Ministry of State Security/MSS) Cina mengatakan bahwa Badan Intelijen MI6 Inggris telah merekrut dua warga Cina sebagai mata-mata.

Menteri Pertahanan (Menhan) Cina Dong Jun mengatakan bahwa prospek reunifikasi damai dengan Taiwan semakin 'terkikis' karena tindakan separatis Taiwan dan kekuatan eksternal.

Militer Cina memamerkan sepasang robot berbentuk anjing ketika latihan gabungan dengan Kamboja pada beberapa waktu lalu. Robot itu diklaim dapat sangat meningkatkan efisiensi tempur sekaligus mengurangi resiko korban jiwa.

Filipina akan terus membangun kerja sama keamanan dan latihan gabungan di Laut Cina Selatan sebagai bentuk unjuk kekuatan dan membangun deterens terhadap Cina.

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr mengatakan bahwa negaranya akan “dengan penuh tekad mempertahankan wilayah yang menjadi milik kita”, yang merujuk pada meningkatnya ketegangan dengan Cina terkait sengketa maritim.