Jakarta, IDM โย Pemerintah Cina menolak tuduhan dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bahwa Cina berupaya membantu Rusia untuk menggagalkan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian yang rencananya digelar di Swiss pada 15-16 Juni.
“Cina sangat tegas dan aktif berkomitmen untuk mendorong perundingan perdamaian. Cina tidak pernah berdiam diri atau memicu konflik, apalagi mengambil keuntungan dari konflik tersebut. Sebaliknya, kami telah bekerja tanpa henti untuk mencapai gencatan senjata, dan hal ini sangat dipuji oleh berbagai pihak,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina Mao Ning, melansir Fmprc.gov.cn, Selasa (4/6).
Baca Juga:ย Cina Sebut MI6 Rekrut Warganya Sebagai Mata-mata
Lebih lanjut, Mao Ning menyebut Cina yakin terdapat banyak upaya untuk mendukung perdamaian dalam perang Rusia-Ukraina. Menurutnya, posisi Cina terhadap KTT Perdamaian itu terbuka dan transparan.
“Posisi Cina dalam konferensi perdamaian adalah terbuka dan transparan. Posisi kami tidak menargetkan pihak mana pun dan tentu saja tidak pada KTT yang diselenggarakan oleh Swiss ini. Tidak ada istilah Cina yang menekan negara lain,” imbuhnya.
Lebih dari 80 delegasi telah mengkonfirmasi kehadiran mereka di KTT Perdamaian Swiss, yang diharapkan dapat menjadi dasar bagi proses damai dalam perang yang telah berlangsung selama empat tahun.
Baca Juga:ย Tim Ahli PBB Serukan Semua Negara Akui Palestina
Sebelumnya, Zelensky berbicara di Shangri-La Dialogue pada Minggu lalu, mengatakan bahwa Cina dan Rusia telah menekan negara-negara lain untuk tidak menghadiri KTT Perdamaian.
โRusia, menggunakan pengaruh Cina di kawasan ini, dan juga menggunakan diplomat Cina, melakukan segalanya untuk mengganggu pertemuan puncak perdamaian,โ kata Zelensky melansir Al Jazeera. (bp)