
Houthi Ancam Blokade Maritim Arab Saudi
Di tengah konflik Iran dengan Amerika Serikat (AS), kelompok militan Houthi yang berbasis di Yaman mengancam akan melakukan blokade maritim terhadap Arab Saudi di Selat Bab al-Mandeb.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Di tengah konflik Iran dengan Amerika Serikat (AS), kelompok militan Houthi yang berbasis di Yaman mengancam akan melakukan blokade maritim terhadap Arab Saudi di Selat Bab al-Mandeb.

Rencana Menteri Luar Negeri RI Sugiono bersama Ketua MPR RI Ahmad Muzani menghadiri upacara pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mendapat dukungan dari Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal atau Deng Ical.

Serangan Israel yang terus berkecamuk di Lebanon menyebabkan kerusakan di beberapa titik dan menewaskan lebih dari 1.000 orang.

Korea Utara (Korut) mendukung pilihan Iran atas pemimpin tertinggi baru, Mojtaba Khamenei. Ia ditunjuk untuk menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei yang tewas selama serangan AS-Israel di Teheran.

Iran telah menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran. Ia menggantikan posisi ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas akibat serangan gabungan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Teheran pada akhir bulan lalu.

Amerika Serikat dibayangi penyusutan stok senjata dan ketidakpastian pergantian rezim Iran setelah Negeri Paman Sam memutuskan menyerang Iran pada 28 Februari lalu. Peringatan itu setidaknya yang disampaikan intelijen dan senator AS.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan dukacita mendalam atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang dilaporkan gugur dalam serangan militer pada awal Maret 2026.

Proses pemilihan suksesor Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang tewas akibat serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel akan ditunda.

Iran menegaskan bahwa perang yang tengah berkecamuk usai serangan gabungan dari Amerika Serikat (AS) dan Israel bukan hanya terkait militer. Iran juga memerangi disinformasi yang disebarluaskan oleh kedua pihak tersebut.

Iran kemungkinan dapat memilih pemimpin tertinggi baru dalam satu atau dua hari. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi di tengah masa berkabung 40 hari setelah pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan gabungan AS-Israel.