
AS Ungkapkan Kekhawatiran Atas Meningkatnya Kerja Sama Militer Rusia-Korut
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken mengaku khawatir dengan kerja sama militer yang berkembang antara Rusia dan Korea Utara (Korut).
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken mengaku khawatir dengan kerja sama militer yang berkembang antara Rusia dan Korea Utara (Korut).

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengunjungi Kyiv sebagai bentuk dukungan terhadap Ukraina yang tengah melakukan serangan balasan selama beberapa bulan terakhir. Kunjungan itu dilakukan beberapa jam setelah Rusia melancarkan serangan rudal terhadap Ibu Kota Kyiv.

Amerika Serikat (AS), Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), dan Uni Afrika telah mengecam kudeta Presiden Nigeria Mohamed Bazoum yang dilakukan oleh pihak militer. Kudeta itu menimbulkan kekacauan dan seluruh perbatasan ditutup hingga waktu yang tidak ditentukan.

Ukraina mengklaim bahwa pihaknya telah melancarkan serangan balasan skala besar terhadap pasukan Rusia. Serangan itu difokuskan untuk merebut kembali wilayah bagian tenggara Ukraina.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken menyebutkan bahwa pemberontakan kelompok tentara bayaran Wagner merupakan sebuah masalah internal yang mempengaruhi kondisi konflik di Ukraina. Menurutnya, insiden tersebut juga mengungkapkan adanya "keretakan" di kepemimpinan Rusia.

Sebuah laporan intelijen rahasia melaporkan bahwa Cina sedang menegosiasikan sebuah kesepakatan untuk dapat membangun fasilitas pelatihan militer di Kuba, sekaligus menempatkan pasukannya di sekitar perairan Amerika Serikat (AS).

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken telah melakukan pertemuan dengan Presiden Cina Xi Jinping di Beijing pada beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan tersebut, keduanya sepakat untuk "stabilisasi" hubungan antarnegara.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Cina Qin Gang di Beijing pada beberapa waktu lalu. Pertemuan itu disebut merupakan upaya untuk meredakan ketegangan yang meningkat antara kedua negara.

Denmark berencana meningkatkan anggaran bantuan militer untuk Ukraina hingga 17,9 miliar krona Denmark atau sekitar $2,59 miliar dalam kurun waktu dua tahun. Bantuan tersebut merupakan wujud komitmen membantu Ukraina memukul mundur pasukan Rusia.

Amerika Serikat (AS) mendesak Turki untuk menyetujui keanggotaan Swedia ke Aliansi Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Semua pihak kecuali Turki sudah memberikan lampu hijau atas aksesi tersebut.