Jakarta, IDM – Kementerian Pertahanan (Mehan) Rusia menyebut telah mengerahkan jet tempur MiG-29 untuk mencegat pesawat patroli militer P-8A Poseidon milik Norwegia yang disebut mengudara di sekitar Laut Barents pada beberapa waktu lalu.
Dilansir dari Moskow Times, Selasa (15/8), pesawat tempur itu dikerahkan sesaat setelah angkatan bersenjata Rusia mendeteksi pesawat patroli militer Norwegia bergerak menuju teritorial Rusia. Sehingga, jet tempur MiG-29 dikerahkan untuk mencegah perbatasan udara negaranya dilanggar.
Baca Juga:ย Rusia Klaim Tembak Jatuh 20 Drone Ukraina di Semenanjung Krimea
โSaat pesawat tempur Rusia mendekat, pesawat Norwegia berbelok arah dari perbatasan Federasi Rusia,โ kata Kementerian Pertahanan Rusia.
Setelah mencegat drone itu dari perbatasan Rusia, jet tempur MiG-29 dilaporkan kembali dengan selamat ke pangkalan udaranya. Penerbangan itu pun dilakukan sesuai dengan aturan internasional.
โPesawat Rusia kembali dengan selamat ke pangkalan udaranya tanpa melintasi rute udara atau melakukan tindakan yang berbahaya. Tidak ada pelanggaran perbatasan,โ tambahnya.
Baca Juga:ย Belum Penuhi Kriteria, Pelatihan F-16 Pilot Ukraina Tertunda
Dalam pernyataan terpisah, Kemhan Rusia menyebut Angkatan Udara mereka memang melakukan penerbangan secara terjadwal di atas perairan Utara, Baltik termasuk Laut Barents.
Insiden yang melibatkan pesawat Rusia dan sekutu Barat telah meningkat di tengah konflik dengan Ukraina dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, Moskow juga mengklaim telah mencegat pesawat patroli Jerman dan Prancis yang mendekati batas wilayah udara negaranya di sekitar Laut Baltik. (bp)