Jakarta, IDM – Pemerintah Rusia akan menjadikan sistem pertahanan rudal Patriot Amerika Serikat (AS) sebagai target utama serangan di Ukraina. Rusia juga menganggap rencana pengiriman rudal Patriot ini sebagai tindakan provokatif lebih lanjut.
Dilansir dari TASS, Rabu (14/12), Juru bicara Kepresidenan Dmitry Peskov mengatakan bahwa โTentu Sajaโ rudal Patriot akan dianggap sebagai target utama oleh Angkatan Bersenjata Rusia, jika AS benar-benar memasoknya ke Ukraina. Pernyataan ini merespons laporan yang mengindikasikan bahwa rencana untuk mengirimkan sistem pertahanan udara itu sedang dalam tahap akhir.
Kedutaan Besar Rusia di AS pun mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa rencana pengiriman ini sebagai langkah provokatif lain yang dapat menimbulkan konsekuensi dari Rusia. “Jika informasi ini terkonfirmasi, kami akan menyaksikan langkah provokatif lainnya dari pemerintahan AS yang dapat menyebabkan konsekuensi yang tidak dapat diprediksi,” ujarnya.
Baca: Jepang akan Rombak Kebijakan Pertahanannya untuk Atasi Ancaman Keamanan
Diberitakan sebelumnya, Pentagon masih terus menyelesaikan rencana pengiriman sistem pertahanan rudal Patriot ke Ukraina. Rencana pengiriman ini merupakan bentuk komitmen bantuan AS terhadap Ukraina. Patriot dianggap sebagai salah satu sistem pertahanan udara AS yang paling canggih karena dapat menangkal pesawat jet, rudal jelajah dan rudal balistik. (bp)