Sabtu, 5 April 2025

NATO Peringatkan Konsekuensi Nuklir Rusia

IDM – NATO memperingatkan Presiden Rusia Vladimir Putin akan โ€œmelanggar ambang batasโ€ jika memerintahkan penggunaan senjata nuklir di Ukraina, Kamis (13/10). Hal ini disampaikan menjelang rencana latihan reguler yang akan dilakukan oleh NATO maupun Rusia dalam waktu hampir bersamaan.

NATO akan menyelenggarakan latihan militer dengan antar negara anggota pada minggu depan. Latihan Steadfast Noon merupakan latihan yang selalu dilakukan pada waktu yang hampir sama setiap tahun. Biasanya latihan ini berlangsung selama satu minggu di wilayah Eropa. Latihan tahun ini akan melibatkan jet tempur yang mampu membawa hulu ledak nuklir. Sementara, Rusia akan melakukan manuvernya sendiri pada waktu yang hampir sama di bulan ini.

Menanggapi kekhawatiran tindakan agresif Rusia, NATO menggelar sebuah pertemuan antar Menteri Pertahanan Negara-negara anggota NATO di Brussel, Belgia, Kamis (13/10). NATO akan memantau seluruh tindakan Rusia, termasuk tindakan untuk merespons kemungkinan terburuk jika Rusia melakukan segala cara untuk mempertahankan wilayahnya, termasuk penggunaan senjata nuklir.

Dilansir dari NATO, Kamis (13/10), dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan bahwa โ€œLatihan Steadfast noon merupakan latihan rutin kesiapan militer. Kami juga meningkatkan jumlah pasukan di setiap kawasan aliansi, termasuk delapan kelompok tempur NATO, dari Laut Baltik hingga Laut Hitam.โ€

Stoltenberg menegaskan bahwa penggunaan senjata nuklir akan melewati ambang batas yang merubah sifat perang secara keseluruhan.

Ketika ditanya apa yang akan dilakukan NATO apabila Rusia meluncurkan serangan nuklir, Stoltenberg mengatakan bahwa โ€œKami tidak akan membahas bagaimana persisnya kami akan merespons, namun tentu saja ini akan secara mendasar mengubah sifat konflik. Ini berarti batas yang sangat penting telah dilanggar.โ€

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell yang turut hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan bahwa โ€œDari sudut pandang dukungan kami ke Ukraina, kami akan menyetujui tahap baru dukungan militer kepada angkatan bersenjata Ukraina. Ini akan mencapai lebih dari โ‚ฌ3 miliar dari sumber daya Fasilitas Perdamaian Eropa,โ€ dilansir dari Twitter, Kamis (13/10).

NATO berupanya membentuk pencegahan nuklir setelah Putin berulang kali mengisyaratkan bahwa Rusia dapat menggunakan senjata nuklir demi kepentingan negaranya. Ancaman itu juga ditujukan untuk menghalangi negara-negara NATO mengirim senjata untuk membantu pertahanan Ukraina. (BP)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer