Jumat, 4 April 2025

Menhan Prabowo Bangga Unhan Pertama Cetak 75 Sarjana Kedokteran Militer

Bogor, IDM – Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menghadiri wisuda mahasiswa S1, Magister, dan Doktor Universitas Pertahanan (Unhan) di Sentul, Bogor, Senin (12/2).

Lebih dari 550 mahasiswa mengikuti kegiatan wisuda ini, di mana di antaranya sebanyak 75 orang dari program studi S1 Fakultas Kedokteran Militer yang merupakan pertama kalinya dicetak oleh Unhan.

“Kenapa saya mengatakan ini bersejarah, karena untuk pertama kalinya Unhan menghasilkan 75 dokter militer yang diambil dari seluruh Indonesia,” kata Prabowo dalam sambutannya.

Baca Juga: Torehkan Prestasi, Tim Bola Voli Lanud SMH Palembang Sabet Gelar Juara Pertama

Prabowo menekankan, Indonesia harus mengejar ketertinggalan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam bidang Science, Engineering, Mathematics (STEM) hingga kedokteran.

“Masa depan kita akan ditentukan oleh revolusi STEM, ditambah kedokteran bagian dari itu. Jadi, kita harus mengejar ketertinggalan, kita harus berani mengakui bahwa kita tertinggal (dari sejumlah negara maju)” ujarnya.

Oleh karena itu, Unhan sudah mengambil langkah maju dengan mendirikan empat fakultas baru dalam bidang STEM, di antaranya keberhasilan mencetak 75 orang dokter militer.

“Kemampuan kita sekarang ini baru 75 dokter, padahal negara ini butuh tambahan 104.000 dokter,” ungkap Prabowo.

Baca Juga: Siswa Sekbang A-105 Rampungkan Tradisi Terbang Solo, Danlanud Adi Sutjipto : Ini Bentuk Prestasi

Prabowo beranggapan salah satu solusi mengatasi kekurangan dokter Indonesia saat ini adalah dengan memperbanyak pembangunan Fakultas Kedokteran (FK) sehingga mampu melahirkan tenaga medis.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto
(Foto: Tim Media Prabowo Subianto)

Ia berharap ke depan Indonesia mampu membangun 300 FK. “Saya bicara dengan Menteri Kesehatan, kita sekarang baru punya 92 FK. Menteri Kesehatan menyarankan perlunya 300 FK. Negara kita butuh tambahan 140 ribu dokter,” jelasnya.

Selain kedokteran, salah satu program studi dari empat fakultas baru bidang STEM Unhan yang juga membuahkan hasil saat ini adalah teknik Hidrologi yang tidak dimiliki oleh univeritas-universitas di Indonesia.

Baca Juga: TNI Akan Bertindak Tegas Soal Isu Gangguan Pemilu di Jayapura dari KNPB dan ULMWP

“Unhan saya perintahkan tambah program studi khusus di bidang hidrologi. Sekarang sudah bisa membuktikan diri untuk berperan praktis secara langsung mengatasi kesulitan-kesulitan rakyat kita. Mereka mencari dan menghasilkan air bersih,” ungkapnya.

Menurutnya, air bersih adalah komoditas strategis dan langka. Terlebih, PBB meramalkan dunia dalam waktu dekat akan mengalami krisis pangan, energi, dan air.

“Kita punya sumber daya alam yang luar biasa, kita harus bisa meraihnya, menguasai, dan ikut mengembangkannya dengan (ilmu pengetahuan) STEM dan semua ilmu-ilmu dasar,” ujar Prabowo. (at)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer

Menilik Sejarah Tanda Pengenal Pesawat TNI AU

Mengenang Peristiwa Bandung Lautan Api