Jakarta, IDM โ Korea Utara (Korut) kembali meluncurkan sejumlah rudal balistik jarak pendek ke arah lepas pantai untuk kedua kalinya selama seminggu.
Dilansir dari Yonhap, Rabu (18/9), Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (Joint Chief of Staff/JCS) mendeteksi peluncuran itu dilakukan sekitar pukul 6:50 pagi waktu setempat. Beberapa rudal nampak diluncurkan dari wilayah Kaechon di Provinsi Phyongan Selatan dan terbang sejauh sekitar 400 kilometer sebelum akhirnya jatuh di laut bagian timur.
Baca Juga: Pemerintah Rusia Ungkap Alasan Penambahan Jumlah Tentara
“Kami mengutuk keras peluncuran rudal Korut yang merupakan tindakan provokasi nyata dan mengancam perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea,” kata JCS.
Lebih lanjut, JCS menegaskan akan selalu memantau berbagai aktivitas Korut dan mempertahankan kesiapan untuk menanggapi setiap provokasi dari Pemerintahan Kim Jong Un.
Peluncuran rudal itu merupakan yang kedua kalinya dalam seminggu terakhir. Pada Kamis lalu, Korut juga menembakkan beberapa rudal balistik jarak sebagai bagian dari uji coba sistem roket peluncur ganda 600 mm baru.
Baca Juga: Ditekan AS, Presiden Iran Tegaskan Tetap Perkuat Program Rudal
Pada Jumat lalu, Korut memamerkan fasilitas pengayaan uranium ke publik untuk pertama kalinya. Korsel mengecam tindakan itu, dan pengembangan senjata nuklir Korut telah melanggar berbagai resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).
“Setiap ancaman atau provokasi nuklir oleh Korut akan ditanggapi dengan respons yang luar biasa dan kuat dari pemerintah dan militer kami, berdasarkan pencegahan yang kuat dari aliansi Korsel-AS,” kata Kementerian Unifikasi Korsel. (bp)