Jakarta, IDM โย Unsur kapal perang TNI AL, KRI RE Martadinata-331 melanjutkan pelayaran terakhir menuju Surabaya, Jawa Timur dari Tarakan, Kalimantan Utara, Kamis (22/8).
Pelayaran tersebut merupakan etape terakhir KRI RE Martadinata setelah menuntaskan latihan bersama Rim Of The Pacific (Rimpac) 2024 di Hawaii, Amerika Serikat, yang berlangsung selama 87 hari sejak diberangkatkan pada 31 Mei lalu.
Baca Juga: Kunker ke Malaysia, KSAU Bertemu Pimpinan RMAF dan Kunjungi No.8 Squadron AFB
Sebelum ke Surabaya, KRI RE Martadinata berlayar meninggalkan Pearl Harbour, Hawaii, menuju Pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Guam, Jumat (2/8). Kemudian, kapal perang di bawah jajaran Koarmada II itu berlayar dari Guam ke Tarakan, pada Jumat (16/8).
Kemudian, kapal perang tersebut tiba di Tarakan, pada Selasa (20/8) dan melanjutkan etape terakhir dua hari setelah bersandar.
Pada kesempatan tersebut, Komandan KRI RE Martadinata Kolonel Laut (P) Adam Tjahja S menekankan kepada seluruh prajurit agar tetap dalam kondisi prima dan fokus saat berlayar hingga pelayaran berakhir dan kedatangan Satgas Rimpac 2024 resmi ditutup di Surabaya.
Baca Juga: Pusrehab Kembalikan Kemampuan Tempur 20 Prajurit TNI Penyandang Disabilitas
“Rencananya, KRI RE Martadinata akan tiba dan sandar di dermaga Madura Ujung Koarmada II, Surabaya, pada 25 Agustus mendatang,” ujar Adam, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Jumat (23/8).
Adapun Rimpac merupakan latihan yang rutin digelar tiap 2 tahun sekali oleh Komando Indo-Pasifik Angkatan Laut Amerika Serikat. Latihan itu sejauh ini masih menjadi latihan militer terbesar di dunia yang digelar oleh Angkatan Bersenjata Amerika Serikat.
Pada tahun ini, Rimpac diikuti total 29 negara, yaitu AS sebagai tuan rumah, Indonesia, Australia, Belgia, Brazil, Brunei Darussalam, Kanada, Chili, Kolombia, Denmark, Ekuador, dan Prancis.Berikutnya Jerman, India, Italia, Jepang, Malaysia, Meksiko, Belanda, Selandia Baru, Peru, Korea Selatan, Filipina, Singapura, Sri Langka, Thailand, Tonga, Inggris, dan Israel.
Baca Juga: Tutup TMMD ke-121 di Riau, KSAD: Hasilnya Sesuai Kebutuhan Masyarakat Setempat
Latihan itu melibatkan 40 kapal perang permukaan, tiga kapal selam, pasukan Marinir dari 14 negara, 150 pesawat, dan total 25.000 lebih prajurit dari angkatan laut berbagai negara.
TNI AL mengirim 43 prajurit Marinir, tujuh prajurit Komando Pasukan Katak (Kopaska), satu kapal perang KRI Raden Eddy Martadinata (REM)-331 beserta 183 prajurit pengawak kapal dan lima staf latihan untuk mengikuti Rimpac 2024 pada 27 Juni-2 Agustus 2024. (at)