Jakarta, IDM – Rusia meningkatkan pembayaran untuk para warga di Kota Moskow yang bersedia menjadi tentara kontrak dan berperang melawan Ukraina.
Dilansir dari Reuters, Rabu (24/7), warga Moskow yang mendaftar untuk berperang di Ukraina akan menerima uang muka sebesar 1,9 juta rubel ($21.777), sehingga gaji tahunan mereka pada dinas tahun pertama menjadi 5,2 juta rubel ($59.600).
Baca Juga:ย Slovakia Sambut Dua Pesawat Tempur F-16 untuk Gantikan MiG-29
Walikota Moskow Sergei Sobyanin mengatakan bahwa total pembayaran itu akan mencakup uang muka, gaji dari Kementerian Pertahanan Rusia, serta bantuan regional dan federal, yang akan segera diimplementasikan.
Berdasarkan data statistik untuk kuartal pertama 2024, peningkatan tersebut membuat total gaji tahunan untuk tentara kontrak akan melebihi upah nominal rata-rata warga Rusia hingga lima kali lipat.
Baca Juga: Jepang dan AS akan Bahas Upaya Meningkatkan Deterens Nuklir
Biaya yang besar untuk para tentara kontrak diklaim telah membantu Rusia menghindari eksodus ke negara-negara tetangga. Namun, beberapa ekonom menilai pembiayaan itu menciptakan ketidakseimbangan dan masalah baru, yaitu tuntutan para pekerja di bidang lain untuk mendapat gaji yang sama seperti para tentara kontrak.
Langkah itu dirancang untuk para warga yang tinggal di Moskow karena merupakan kota dengan jumlah persentase tentara kontraknya sedikit dari total populasi. Tidak ada data resmi mengenai jumlah tentara kontrak dari kota ini, namun otoritas Moskow memperkirakan terdapat 45.000 orang per 13 Juni. (bp)