
KRI Mandau-621 Gelar Bakti Sosial untuk Nelayan di Pulau Sebatik
KRI Mandau-621 menggelar bakti sosial bagi nelayan dan masyarakat pesisir Pulau Sebatik, perbatasan Indonesia–Malaysia, Sabtu (13/9), dalam rangka memperingati HUT ke-80 TNI AL.
Arsip artikel dan kontribusi Aini Tartinia di Indonesia Defense.

KRI Mandau-621 menggelar bakti sosial bagi nelayan dan masyarakat pesisir Pulau Sebatik, perbatasan Indonesia–Malaysia, Sabtu (13/9), dalam rangka memperingati HUT ke-80 TNI AL.

Dua kapal perang TNI AL, KRI Sultan Thaha Syaifuddin-376 dan KRI Sutedi Senoputra-378, melaksanakan latihan tempur di Laut Natuna Utara, pada 11–12 September

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menyampaikan gagasan tentang arah pengembangan teknologi bawah air bagi kepentingan pertahanan negara dalam seminar nasional di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Jumat (12/9).

Pasukan Marinir (Pasmar) 3 melaksanakan patroli dengan cara menyusuri hutan mangrove di kawasan Kota Sorong, Papua Barat Daya, Jumat (12/9).

KRI Halasan-630 berhasil mengintersepsi kapal gelap (dark vessel) Kobe Pioneer dalam latihan multilateral Seacat 2025, di Selat Singapura, Kamis (11/9).

TNI AL memimpin pertemuan kelompok kerja (joint working group) yang pertama dengan Angkatan Laut Vietnam untuk membahas kerja sama patroli terkoordinasi di kawasan Laut Natuna Utara, Rabu (10/9).

Isu rencana Indonesia memiliki kapal induk belakangan menarik perhatian publik. Salah satu yang santer diberitakan adalah kemungkinan TNI AL mengakuisisi ITS Giuseppe Garibaldi, kapal induk milik Angkatan Laut Italia yang sudah pensiun dari dinas aktif.

TNI AL mengirimkan dua kapal perang dalam Satgas Port Visit 2025 ke Papua Nugini. KRI Wahidin Sudirohusodo-991 dan KRI RE Martadinata-331 berlayar dari Sorong, Papua Barat Daya, Selasa (9/9).

TNI AL menegaskan arah pengadaan kapal selam saat ini difokuskan pada pembangunan Scorpene Evolved dari Prancis.

KRI Brawijaya-320, kapal perang modern dan terbaru TNI AL tiba di Surabaya, Rabu (10/9). Kedatangannya disambut langsung oleh Pangkoarmada II Laksamana Muda I Gung Putu Alit Jaya.