Jakarta, IDM โย ย Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa Ukraina membutuhkan ‘energi baru’, sehingga ia merombak kabinet di tengah perang melawan Rusia.
“Kita membutuhkan energi baru, dan langkah-langkah ini hanya terkait dengan penguatan negara kita dalam berbagai arah,” kata Zelensky melansir Reuters, Sabtu (7/9).
Sejumlah menteri Ukraina yang mengajukan pengunduran diri termasuk Menteri Luar Negeri Dmytro Kuleba, Menteri Industri Strategis Oleksandr Kamyshin, Menteri Kehakiman Denys Maliuska, dan Menteri Perlindungan Lingkungan Ruslan Strilets.
Baca Juga:ย NATO Serukan agar Cina Berhenti Dukung Rusia
Selain itu Wakil Perdana Menteri Iryna Vershchuk, Olga Stefanisyna dan Kepala Dana Properti Negara Vitaliy Koval juga mengundurkan diri. Wakil kepala kantor kepresidenan Ukraina, Rostyslav Shurma diberhentikan berdasarkan keputusan presiden.
Menurut Volodymyr Fesenko, seorang analis politik yang berbasis di Kyiv, perombakan itu telah direncanakan sejak lama oleh Zelensky. “Ini adalah perombakan personel pemerintah yang direncanakan,” ujarnya.
“Sekarang separuh pemerintahan akan diperbarui. Ini gaya Zelensky. Ia yakin menteri baru membawa energi baru, pendekatan baru, bekerja lebih aktif. Ia mengharapkan efek ini,” tambahnya.
Baca Juga: Australia dan Jepang Kecam Tindakan Berbahaya Cina di Laut Cina Selatan
Kendati demikian, kombinasi serangan rusia dan perubahan politik bisa saja menjadi tidak menguntungkan Ukraina jika Zelensky salah langkah. Sehingga, perombakan ini, yang juga nampak dilakukan untuk mendapat kepercayaan lebih besar dari Barat, harus segera diselesaikan.
Sementara, Rusia menilai perubahan pemerintahan di Ukraina tidak akan memengaruhi proses negosiasi perdamaian, meskipun proses negosiasi itu masih belum ada kemajuan. (bp)