Jakarta, IDM โย Personel TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Angkatan Udara Singapura (Republic of Singapore Air Force/RSAF) berhasil merampungkan latihan bersama (latma) Manyar Indopura XIX/24 yang telah berlangsung sejak 8 Juli 2024.
Latma tersebut secara resmi ditutup oleh Direktur Latihan RSAF Kolonel Philip Kho dan Wakil Direktur Latihan TNI AU, Kolonel Pnb Ig. Widi Nugroho, S.T., MMDS di Gedung VIP Pandawa Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Rabu (17/7) dengan secara simbolis melepaskan batch latihan dari perwakilan personel.
Baca Juga:ย KSAD Groundbreaking Rumah Prajurit, KSAD: Semoga Tahun Depan Capai 3.000 Rumah
โPenutupan latihan ini menandai suksesnya pelaksanaan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan serta profesionalisme dari skadron helikopter kedua angkatan udara,โ tulis TNI AU dikutip Sabtu (20/7).
Selama latihan, para personel angkatan udara kedua negara mengasah kemampuan dalam combat SAR dan penembakan (gunner) di air weapon range (AWR) Siabu, Lanud Roesmin Nurjadin.
Adapun alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang dikerahkan dalam latihan bersama ini adalah helikopter H225M Caracal, di mana helikopter TNI AU berasal dari Skadron Udara 8 Lanud Atang Sendjaja, sementara RSAF mengerahkan helikopter Caracal dari Squadron 125 Pangkalan Udara Sembawang.
Baca Juga:ย Komitmen Marinir Berantas Judi Online, Dankormar Ikut Turun Cek HP Prajurit
Secara umum, latma Manyar Indopura digelar untuk meningkatkan hubungan kerja sama yang telah terjalin dengan baik di antara Indonesia dan Singapura, khususnya bagi TNI AU dengan RSAF.
Kerja sama TNI AU dan RSAF telah berjalan bertahun-tahun, dibangun dengan prinsip persamaan, saling menguntungkan, dan saling menghormati. (yas)