
Bantu Iran, Houthi Turun Gelanggang Serang AS-Israel dengan Rudal Balistik
Kelompok pemberontak asal Yaman, Houthi, turun gelanggang membantu Iran melawan Amerika Serikat-Israel sejak perang dimulai
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Kelompok pemberontak asal Yaman, Houthi, turun gelanggang membantu Iran melawan Amerika Serikat-Israel sejak perang dimulai

Israel meluncurkan serangan udara ke Yaman usai Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengancam akan membalas rudal Houthi yang menghantam area sekitar Bandara Internasional Ben Gurion di Tel Aviv.

Penerbangan dihentikan sementara akibat sebuah rudal balistik menghantam area sekitar Bandara Internasional Ben Gurion di Israel. Rudal itu diluncurkan dari Yaman dan menghantam sebuah jalan dekat tempat parkir Terminal 3.

Otoritas Houthi menegaskan pihaknya akan terus menyerang Israel sebagai bentuk solidaritas dengan Palestina meskipun serangan udara Israel ke Yaman terus meningkat.

Kepala Staf Komando Operasi Udara Nasional (Kaskoopsudnas) Marsda TNI Donald Kasenda, mewakili Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, menghadiri pengiriman bantuan kemanusiaan untuk tiga negara sahabat, yakni Palestina, Yaman, dan Sudan.

Amerika Serikat (AS) meluncurkan serangan udara terhadap sistem senjata, markas dan peralatan militer lain milik Houthi di Yaman pada beberapa waktu lalu.

Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) mengklaim berhasil mencegat rudal yang diluncurkan dari Yaman dengan sistem pertahanan udara Arrow, pada Jumat (27/9) pagi waktu setempat. Puing-puing rudal dilaporkan jatuh di wilayah Israel tengah.

Amerika Serikat (AS) mengakui bahwa drone MQ-9 Reaper miliknya jatuh di Yaman pada Senin (18/9), usai Houthi mengklaim berhasil menembak jatuh drone tersebut.

Kelompok Houthi yang berbasis di Yaman mengklaim berhasil menembak jatuh drone MQ-9 buatan Amerika Serikat (AS) yang terbang di negaranya.

Israel mengklaim telah menembak jatuh rudal balistik yang diluncurkan Houthi dari Yaman pada Minggu pagi waktu setempat. Rudal itu menargetkan Kota Eliat di Israel bagian selatan.