
Ledakan Munisi di Garut, Tim Investigasi Periksa 46 Saksi
Tim investigasi memeriksa 46 orang saksi terkait peristiwa ledakan munisi di Garut yang mengakibatkan 13 orang meninggal dunia.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Tim investigasi memeriksa 46 orang saksi terkait peristiwa ledakan munisi di Garut yang mengakibatkan 13 orang meninggal dunia.

Kepala Pusat Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana mengatakan proses investigasi ledakan amunisi di Garut sempat tertunda cuaca dan lokasi yang harus disterilkan.

Kepala Pusat Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana mengatakan terdapat 13 orang yang meninggal dunia akibat ledakan munisi saat kegiatan pemusnahan munisi aktif di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Senin (12/5).

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana membeberkan kronologi kejadian ledakan munisi yang menewaskan 13 orang di Garut, Senin (12/5).

Kepala Pusat Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana memastikan pengerahan prajurit dalam rangka pengamanan Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) secara teknis diatur dalam kelompok 2 hingga 3 orang dan sesuai kebutuhan/sesuai keperluan.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana mengatakan TNI AD sangat berduka atas meninggalnya Serka Untung Avisilia saat insiden terbakarnya truk munisi di Tol Gempol Pandaan, Jawa Timur, Senin (5/5) malam.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana memberikan penjelasan terkait insiden terbakarnya truk TNI AD yang memuat perlengkapan munisi di Tol Gempol Pandaan, Jawa Timur, Senin (5/5) malam.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana memastikan program pendidikan siswa bermasalah yang merupakan kerja sama antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan TNI AD bukan pendidikan militer atau secara militer.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat bekerjasama dengan TNI AD hari ini akan meluncurkan program pendidikan siswa bermasalah, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2025.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana meminta warga untuk patuh terhadap larangan memasuki kawasan latihan militer.