Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana membeberkan konsep pengembangan dan penataan struktur organisasi di TNI AD dalam hal kiprah dan perannya.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana mengungkapkan alasan TNI AD merekrut prajurit TNI AD tahun 2025 yang mencapai 24.000 orang.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana mengungkapkan data pendaftaran calon Tamtama TNI AD tahun 2025 mencapai mencapai 107.365 orang, dengan jumlah calon tervalidasi sebanyak 38.835 orang.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana mengatakan TNI AD mengerahkan sejumlah personel untuk bantu evakuasi 14 korban meninggal akibat longsor di area galian C Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Kejadian longsor terjadi pada Jumat (30/5) sekitar jam pukul 22.00 Wib.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Wahyu Yudhayana membeberkan fakta baru temuan tim investigasi terkait peristiwa ledakan munisi di Garut. Menurutnya, selain ditemukan adanya unsur urea, tim juga menemukan adanya serpihan-serpihan telepon genggam (handphone) di lokasi kejadian.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana mengungkapkan beberapa poin evaluasi yang bakal dilakukan TNI AD pascakejadian ledakan amunisi di Garut.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana menanggapi temuan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terkait peristiwa ledakan munisi yang menyebabkan 13 orang meninggal di Garut, Jawa Barat.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana membeberkan kabar terbaru investigasi ledakan munisi di Garut yang menyebabkan 13 orang meninggal dunia, Senin (12/5) lalu.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana buka suara terkait dengan surat telegram KSAD sebagai tindak lanjut dari Surat Panglima TNI tentang pengerahan Personel TNI untuk pengamanan Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri di seluruh wilayah Indonesia.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana mengatakan TNI AD membuka peluang istimewa bagi para putra-putri dari korban ledakan munisi di Garut untuk jadi prajurit.