
Zelensky Sebut Rencana Damai Tengah Dinegosiasikan dengan AS
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa pihaknya dan Amerika Serikat (AS) terus merundingkan kerangka kerja rencana damai guna mengakhiri perang dengan Rusia.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa pihaknya dan Amerika Serikat (AS) terus merundingkan kerangka kerja rencana damai guna mengakhiri perang dengan Rusia.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa rencana untuk mengakhiri perang di Ukraina telah "disempurnakan" dan ia akan mengirim Utusan Khusus AS Steve Witkoff untuk bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Rusia dan Ukraina saling meluncurkan serangan di tengah upaya perundingan damai yang dilakukan berdasarkan proposal dari Amerika Serikat (AS).

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa ia berharap dapat kembali melakukan pertukaran tawanan skala besar dengan Rusia pada akhir tahun ini.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mendorong perundingan damai antara Rusia-Ukraina untuk kembali dilakukan dan mengimpelementasikan langkah-langkah komprehensif yang menyelesaikan masalah utama.

Pemerintahan Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah bekerja sama dengan Rusia dalam menyusun rancangan rencana baru untuk mengakhiri perang di Ukraina.

Para pemimpin negara-negara Eropa menyatakan dukungan terhadap upaya Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam mengakhiri konflik dengan Rusia yang pecah sejak Februari 2022.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menegaskan bahwa Ukraina harus bergabung dengan Uni Eropa dan sedang mengambil semua langkah yang diperlukan untuk mewujudkan nya. Hal itu ia ungkapkan saat Forum Keamanan Warsawa pada beberapa waktu lalu.

Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan permintaan Ukraina atas rudal jarak jauh Tomahawk guna menghadapi serangan Rusia.

Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan bahwa Indonesia siap mengirim 20.000 pasukan perdamaian ke berbagai wilayah konflik seperti Gaza, Ukraina, Sudan dan Libya.