
AS Tolak Usulan untuk Kirim Pasukan Militer ke Ukraina
Amerika Serikat (AS) tidak berencana mengirim pasukan militer ke Ukraina tetapi akan mempertimbangkan untuk melakukannya ketika perang dengan Rusia telah usai.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Amerika Serikat (AS) tidak berencana mengirim pasukan militer ke Ukraina tetapi akan mempertimbangkan untuk melakukannya ketika perang dengan Rusia telah usai.

Presiden Vladimir Putin mengatakan bahwa pasukannya yang bertempur di sekitar Kharkiv, wilayah timur laut Ukraina, sedang membangun zona penyangga untuk melindungi Rusia dari serangan.

Amerika Serikat (AS) mempertegas komitmennya untuk memasok lebih banyak persenjataan bagi Ukraina. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken saat bertemu Presiden Volodymyr Zelensky di Kyiv pada Selasa (14/5).

Rusia siap jika negara-negara Barat ingin berperang demi Ukraina. Hal itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada beberapa waktu lalu.

Ukraina mengklaim telah menggagalkan upaya pembunuhan Presiden Volodymyr Zelensky dan menahan dua pejabat yang disebut terlibat merencanakan pembunuhan tersebut.

Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa pasukan Ukraina berhasil menembak jatuh pesawat tempur Su-25 Rusia yang terbang di wilayah Donetsk di Ukraina bagian timur pada beberapa waktu lalu.

Rusia menggelar sebuah pameran alutsista buatan sekutu Barat yang berhasil di hancurkan maupun dirampas dari pasukan Ukraina selama di medan tempur. Pameran yang berlokasi di Moskow ini pun dibuka untuk publik sejak kemarin.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia mengatakan bahwa pihaknya berhasil menembak jatuh rudal ATACMS buatan Amerika Serikat (AS) yang diluncurkan oleh Ukraina. Hal ini mengkonfirmasi bahwa AS memang memasok rudal tersebut.

Tim pemantau sanksi PBB melaporkan bahwa puing-puing sebuah rudal yang mendarat di Kota Kharkiv, Ukraina pada tanggal 2 Januari berasal dari rudal balistik seri Hwasong-11 Korea Utara (Korut).

Korea Utara (Korut) mengecam Amerika Serikat (AS) karena mengirimkan rudal taktis jarak jauh ATACMS ke Ukraina untuk digunakan menghadapi Rusia.