
Simulasi Latihan Perang, Marinir TNI AL Padukan Infanteri dan Tank
Korps Marinir menggelar simulasi serangan terpadu yang memadukan mobilitas kendaraan tempur lapis baja dan pasukan infanteri di pantai utara Jawa Timur.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Korps Marinir menggelar simulasi serangan terpadu yang memadukan mobilitas kendaraan tempur lapis baja dan pasukan infanteri di pantai utara Jawa Timur.

Keberadaan tank-tank di Indonesia punya sejarah panjang termasuk di Kavaleri TNI AD. Bukan dari hasil belanja alutsista bernilai fantastis, kekuatan lapis baja pertama Indonesia tersebut justru lahir dari nekatnya para pejuang merebut kendaraan tempur musuh di tengah kecamuk Perang Kemerdekaan 1945.

Selain memiliki banyak tank di darat, ternyata TNI AD juga punya alutsista andalan di atas udara. Adalah Helikopter MI-17 V5 yang sudah teruji kelas dunia. Helikopter ini dibawahi satuan Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad).

Pasukan Penjaga Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) melaporkan militer Israel kembali menargetkan personelnya dalam sebuah insiden terbaru di perbatasan.

Untuk mendapatkan pemimpin yang andal. Diperlukan latihan yang secara konsisten dilakukan agar kemampuan terus terasah.

Pasukan Israel kembali melakukan serangan dengan cara mengebom rumah-rumah di wilayah timur Kota Gaza. Sedikitnya 11 orang tewas akibat tembakan udara dan tank.

Sebanyak 3 tank amfibi jenis BMP-3F dan LVT-7-A1 milik Marinir TNI AL, muncul dari lambung kapal KRI Makassar-590 yang tampak mengapung di tengah perairan Pantai Banongan, Situbondo, Jawa Timur, Kamis (5/8).

Tank FV101 Scorpion pada jamannya begitu populer di Asia Tenggara termasuk Indonesia. Dilansir dari laman kemhan.go.id, Sabtu, (15/6/2024) tank ini dibeli Indonesia dua kali yaitu pada tahun 1995 dan 1996 sebagai kendaraan lapis baja milik TNI AD. Selain itu beberapa negara tetangga yang memiliki geografis hutan lebat atau kepulauan seperti Thailand, Filipina, Brunei Darussalam, dan Malaysia juga membeli tank ini.

Batalyob Tank Amfibi (Yontankfib) 2 Marinir mengerahkan sejumlah kendaraan tempur tank untuk mendukung latihan taktis dan pemeliharaan tempur yang digelar Pusat Pendidikan Kavaleri (Pusdikav) Marinir di Bukit Bantolo, Surabaya, Senin (1/4).

Namanya Tank Harimau, Tank ini merupakan kendaraan tank kelas medium modern pertama di dunia yang dimiliki Indonesia. Tank ini memiliki teknologi terkini yang tepat untuk pertempuran perang modern. Dengan bobot 30 ton dengan menggunakan senjata utama turret kaliber 105mm dan dilengkapi berbagai teknologi canggih di kelasnya.