International Institute for Strategic Studies (IISS) mengatakan bahwa Rusia telah kehilangan lebih dari 3.000 tank selama bertempur dengan Ukraina. Kendati demikian, Rusia disebut memiliki cukup persediaan kendaraan lapis baja tua yang berkualitas rendah untuk menjadi pengganti selama beberapa tahun.
Ukraina menguraikan kerugian terbaru yang dialami oleh pasukan Rusia selama konflik. Menurut perhitungannya, Ukraina berhasil menghancurkan 21 tank, 23 kendaraan tempur (ranpur) lapis baja dan delapan sistem pertahanan udara dalam 24 jam terakhir.
Baturaja, IDM - Dentuman tembakan kendaraan lapis baja milik Batalyon Kavaleri (Yonkav)-8 menggema di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur), Baturaja, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (14/11/2020) saat latihan menembak Tank Leopard pada Latihan Antar Kecabangan (Lat Ancab) Satgasrat Brigif R-9/DY Kostrad. “Tembakan…
Jakarta,IDM - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) saat ini memiliki dua unit kapal baru pengangkut kendaraan tempur jenis Main Battle Tank (MBT) Leopard untuk mendukung pergerakan pasukan dan kendaraan tempur TNI AD. Dua kapal baru buatan galangan PT…