Jakarta, IDM โ Ukraina menguraikan kerugian terbaru yang dialami oleh pasukan Rusia selama konflik. Menurut perhitungannya, Ukraina berhasil menghancurkan 21 tank, 23 kendaraan tempur (ranpur) lapis baja dan delapan sistem pertahanan udara dalam 24 jam terakhir.
Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina mengklaim berdasarkan perhitungan terbaru itu, pihaknya telah melumpuhkan sekitar 3.532 tank Rusia sejak invasi berlangsung pada 24 Februari tahun lalu. Terlebih lagi, Rusia disebut telah melakukan 13 serangan udara di beberapa wilayah termasuk di Kota Bakhmut.
Baca Juga:ย Korut Luncurkan Rudal, AS dan Korsel Gelar Latma Militer
โTiga ratus sembilan puluh hari invasi Rusia skala penuh. Pada siang hari, musuh melakukan 13 serangan udara. Di arah Bakhmut, Rusia tidak henti-hentinya berusaha merebut kota Bakhmut. Pertempuran posisi konstan berlanjut di sana,โ ujarnya melalui Facebook pada Selasa (21/3).
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pasukannya telah menghancurkan 8.338 tank Ukraina dan kendaraan tempur lapis baja sejak 24 Februari 2022. Kehancuran tersebut diklaim merupakan hasil dari kemampuan militer Rusia, khususnya menghadapi persenjataan barat yang digunakan Ukraina.
Baca Juga: Polandia Akan Beli 800 Rudal AGM-114R2 Hellfire
Sebelumnya pada Februari lalu, Wakil ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev mengatakan Rusia telah meningkatkan produksi persenjataan dan kendaraan tempurnya. Hal itu dikatakan setelah banyak media barat yang mengatakan Rusia telah mengalami kekalahan kritis karena mengandalkan tank tua yang diproduksi pada era Uni Soviet.
โJelas dalam hal ini, wajar bagi kami untuk meningkatkan produksi berbagai alutsista termasuk tank modern,โ ujarnya. (bp)