Koreksi pasar atas kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam menata ekspor sumber daya alam (SDA) tidak boleh hanya dibaca sebagai urusan bursa saham. Ia memang menyentuh sentimen investor, kepastian usaha, dan prospek emiten komoditas. Namun di balik itu, ada persoalan yang lebih mendasar: bagaimana negara mengelola sumber daya strategis sebagai basis ketahanan nasional.
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bencana yang terjadi di Sumatra menjadi pengingat penting bagi negara untuk bersikap tegas dalam pengelolaan sumber daya alam.
Komisi I DPR RI dan Badan Keamanan Laut RI membahas penguatan peran strategis Bakamla untuk permasalahan sengketa di Laut Natuna Utara atau Laut Cina Selatan.
Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) melalui Kedeputian Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat menggelar Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Rekomendasi Bidang Penanganan Kejahatan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Tahun 2025.
Asisten Komunikasi dan Elektronika Kepala Staf Angkatan Laut (Askomlek KSAL) Laksamana Muda Tri Harsono, mengatakan TNI AL memerlukan pengembangan sistem keamanan pantai di wilayah yang sulit terjangkau.
Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang pelestarian lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan di Jakarta, Rabu (12/2).
Laksda TNI Julius Widjojono mengatakan bahwa dengan sumber daya alam (SDA) melimpah di Indonesia dapat menjadi alasan adanya konflik. Tiga sumber konflik dunia yang dimaksud adalah energi, makanan dan air minum.