Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan percepatan pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dilakukan melalui kerja intensif personel gabungan dari BNPB, TNI, dan Polri.
Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya Erwin S. Aldedharma mengingatkan pentingnya disiplin dan soliditas prajurit TNI AL yang tergabung dalam misi penanganan bencana di Pulau Sumatra.
Sejumlah pejabat negara di antaranya Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyambangi Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) untuk mengecek proses pemulihan dan pembangunan berbagai macam fasilitas pascabencana di Sumatra.
TNI AL mengerahkan KRI Banda Aceh-593 untuk mendistribusikan bantuan beras ke Pulau Nias menyusul terganggunya jalur distribusi darat pascabanjir di sejumlah wilayah Sumatra. Jalur laut dipilih agar kebutuhan pangan masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi.
Satuan Tugas (Satgas) Kemanusiaan Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) melaksanakan pergeseran pasukan untuk misi kemanusiaan di sejumlah wilayah Sumatra dan Aceh.
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bencana yang terjadi di Sumatra menjadi pengingat penting bagi negara untuk bersikap tegas dalam pengelolaan sumber daya alam.
Presiden RI Prabowo Subianto mengingatkan seluruh elite nasional agar tidak terjebak pada sikap saling menyalahkan di tengah bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra.
Presiden RI Prabowo Subianto menggelar rapat bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, pada Minggu, (14/12).