Prajurit Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) TNI Angkatan Darat bersama personel Air Defense US Army melaksanakan latihan penembakan sasaran udara dalam rangkaian Super Garuda Shield (SGS) 2026. Latihan digelar di Lapangan Tembak Staling Armed Puslatpur Kodiklat TNI AD, Martapura, Sumatra Selatan, Rabu (9/9).
Keberhasilan operasi militer memiliki banyak faktor. Salah satunya adalah Joint Operations Center (JOC) yang berfungsi sebagai pusat komando terpadu untuk mengoordinasikan operasi militer. Di dalam JOC, informasi dikumpulkan secara langsung (real-time), dibuatnya keputusan strategis, hingga perintah diberikan agar semua unit bergerak tanpa terjadi miskomunikasi dan duplikasi tugas.
Personel Batalion Infanteri (Yonif) 502/Ujwala Yudha Kostrad mengikuti Live Fire Exercise (LFX) atau Menembak Lorong Hantu dalam rangkaian Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2026 di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklat TNI Angkatan Darat, Martapura, Sumatra Selatan, Senin (7/9).
Prajurit Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) TNI Angkatan Darat bersama personel Air Defense US Army dan United States Marine Corps (USMC) melaksanakan kegiatan “Academic Day Air Defense” di Pos Baterai Arhanud, Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklat TNI AD, Martapura, Kalimantan Selatan, Sabtu (5/9).
Dentuman keras artileri roket memecah kesunyian Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Baturaja, Sumatra Selatan, Jumat (4/9). Dari sejumlah titik peluncuran, kekuatan gabungan TNI dan Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army) memperagakan aksi penembakan terintegrasi atau land joint strike. Dalam skenario tersebut, sejumlah sistem peluncur roket artileri bergerak dalam satu rangkaian operasi untuk melancarkan serangan secara terkoordinasi terhadap sasaran yang telah ditentukan.
Dentuman keras instrumen persenjataan roket menggema di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Baturaja, Sumatra Selatan. Pasukan Korps Marinir bersama unsur TNI AD dan militer Amerika Serikat menggelar aksi penembakan terintegrasi (land joint strike), Jumat (4/9).
Langit Martapura menjadi ruang pertemuan kekuatan militer lima negara dalam rangkaian Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026, Jumat (4/9). Sebanyak 320 prajurit dari Indonesia, Amerika Serikat, India, Jepang, dan Prancis diterjunkan secara bergelombang dalam latihan Airborne di Daerah Latihan Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatra Selatan.
Pasukan militer dari lima negara melaksanakan aksi airborne gabungan dalam rangkaian Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di daerah Latihan Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatra Selatan, Jumat (4/9).
Latihan Bersama (Latma) Ksatria Warrior 2026 yang berlangsung selama 15 hari antara TNI Angkatan Darat (TNI AD) dan United States Army (US Army) resmi berakhir. Latihan yang dilakukan dengan berbagai materi tersebut tersebut menjadi sarana menguji kemampuan bekerja bersama, memperkuat interoperabilitas, serta membangun komunikasi dan kepercayaan antarprajurit kedua negara.