Amerika Serikat lewat Kedutaan Besar AS menggelar pertemuan bertajuk “Pertemuan Meja Bundar Industri Pertahanan” di Jakarta, Jumat (26/6) lalu. Pertemuan dihadiri 36 perwakilan utama dari perusahaan BUMN Indonesia serta perusahaan pertahanan terkemuka dari AS dan Indonesia, termasuk PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia, PT Pindad, PT PAL Indonesia, Lockheed Martin, Boeing, dan Bell.
Salah satu industri pertahanan strategis milik Indonesia, PT PAL, berpartisipasi pada Defence Services Asia Exhibition and Conference (DSA) di Malaysia yang berlangsung sejak 20-23 April 2026.
Pembuatan kapal selam Scorpene Evolved untuk Indonesia ditargetkan pada Juni 2026. Saat ini, PT PAL bersama Naval Group masih menjalani rangkaian tahap uji produksi sebagai bagian dari tahapan proyek sebelum pembangunan kapal selam dimulai.
Chief of Defence Staff Indian Armed Forces atau Panglima Angkatan Bersenjata India Jenderal Anil Chauhan melaksanakan tur ke sejumlah industri pertahanan Indonesia untuk memperkuat kerja sama pertahanan.
Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI membuka lokakarya teknologi kapal selam sebagai bagian dari program alih teknologi untuk memperkuat kemandirian pertahanan nasional.
TNI AL bersama PT PAL melaksanakan pemotongan plat baja pertama (first steel cutting) kapal fregat Merah Putih unit kedua (W000305) di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (5/6).
Indonesia resmi akan merealisasikan pengadaan dua unit kapal selam Scorpene Evolved, usai penandatanganan kontrak antara Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI dengan Naval Group dan PT PAL di Jakarta, pada pekan lalu.
Pemerintah Indonesia dikabarkan telah memberikan kontrak untuk akuisisi 45 unit rudal Atmaca yang akan melengkapi 41 kapal perang TNI AL program peremajaan atau refurbishment.
Sebagai bagian industri pertahanan dalam negeri, PT PAL terus berkomitmen memperkuat pertahanan maritim Indonesia dalam menghadapi tantangan global yang semakin dinamis.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, mengungkapkan fregat 'Merah Putih' Arrowhead 140 diproyeksikan bisa memperkuat TNI AL pada medio 2028-2029.