
Lima Prajurit Kopassus Naik Pangkat, Sandang Jenderal Bintang 1 hingga 2
Lima prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD mendapatkan kenaikan pangkat dan resmi menyandang Jenderal Bintang 1 (Brigjen) dan Bintang 2 (Mayjen).
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Lima prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD mendapatkan kenaikan pangkat dan resmi menyandang Jenderal Bintang 1 (Brigjen) dan Bintang 2 (Mayjen).

TNI memastikan penyidikan terhadap dua prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang terlibat pembunuhan Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cempaka Putih Muhamad Ilham Pradipta, belum selesai.

Prajurit Batalyon Perbekalan dan Peralatan (Yonbekpal) 1 Marinir menyiapkan 2.500 porsi makanan bagi prajurit TNI yang tengah mengikuti latihan upacara peringatan HUT ke-80 TNI di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Selasa (23/9).

TNI AD akan menurunkan ribuan prajuritnya di acara puncak HUT ke-80 TNI di Monas tanggal 5 Oktober 2025.

TNI AL menyiapkan rumah susun (rusun) baru bagi prajurit di Sorong, Papua Barat Daya. Hunian ini dilengkapi berbagai fasilitas modern dan tengah menjalani uji kelayakan sebelum resmi ditempati.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan pihaknya akan membuat telepon pengaduan untuk permasalahan seleksi penerimaan prajurit termasuk pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum yang tidak bertanggungjawab.

Wakil Kepala Pusat Zeni Angkatan Darat (Wakapusziad) Brigjen TNI Ahmad Faizal mengingatkan prajuritnya untuk meningkatkan kewaspadaan, kesiapsiagaan, serta kecepatan dalam merespons setiap potensi ancaman terhadap stabilitas keamanan.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana membantah adanya kultur kekerasan di dalam tubuh TNI AD.

Sebanyak 230 prajurit yang merampungkan Kursus Paradasar TNI Angkatan Udara (TNI AU) ke-205 resmi dikukuhkan sebagai penerjun payung TNI AU.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana memastikan dua oknum prajurit TNI AD berinisial Serka N dan Kopda F yang terlibat dalam kasus pembunuhan Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) BRI Cempaka Putih Muhamad Ilham Pradipta ditahan dengan maximum security.