
PBB: Kekerasan terhadap Anak-anak dalam Konflik Melonjak pada 2023
Laporan tahunan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mengatakan bahwa kekerasan terhadap anak-anak yang terjebak dalam konflik meningkat ke 'titik ekstrim' pada tahun 2023.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Laporan tahunan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mengatakan bahwa kekerasan terhadap anak-anak yang terjebak dalam konflik meningkat ke 'titik ekstrim' pada tahun 2023.

Unsur kapal perang Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-O UNIFIL, KRI Diponegoro-365 menerima penghargaan tertinggi medali Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau United Natioma Medal di Beirut, Lebanon, Rabu (12/6).

TNI terus mematangkan persiapan Brigade Komposit, pasukan yang diproyeksikan bertugas membantu warga Gaza, Palestina.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendesak Israel dan Hamas untuk segera mencapai kesepakatan mengenai rencana gencatan senjata yang diusulkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden.

Indonesia merupakan penyumbang personel penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) terbesar ke-6 di dunia. Para personel ini memikul tanggung jawab besar di daerah konflik.

Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah memilih lima anggota tidak tetap Dewan Keamanan untuk masa jabatan 2025-2026. Kelima negara itu adalah Denmark, Yunani, Pakistan, Panama, dan Somalia.

Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) memasukkan Israel ke dalam 'daftar hitam' (blacklist) negara-negara yang telah melakukan kekerasan terhadap anak-anak dalam konflik bersenjata. Keputusan itu pun dikecam keras oleh Israel.

Tim ahli Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan agar semua negara mengakui kedudukan negara Palestina sebagai upaya diplomatik demi menciptakan perdamaian jangka panjang antara pihak terkait.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menganugerahi medali tertinggi PBB Dag Hammarskjöld kepada 2 prajurit TNI yang gugur dalam tugas menjaga perdamaian.

Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mengkonfirmasi bahwa jumlah korban tewas di Jalur Gaza akibat perang Israel-Hamas mencapai hampir 35.000 jiwa. Namun, jumlah jasad yang teridentifikasi tidak mencapai angka tersebut.