Jakarta, IDM – Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mengkonfirmasi bahwa jumlah korban tewas di Jalur Gaza akibat perang Israel-Hamas mencapai hampir 35.000 jiwa. Namun, jumlah jasad yang teridentifikasi tidak mencapai angka tersebut.
Dilansir dari CNN, Selasa (14/5), klarifikasi itu muncul setelah badan kemanusiaan PBB OCHA menerbitkan laporan pada 8 Mei dengan revisi data mengenai jumlah korban warga Palestina. Dalam laporan tersebut, OCHA mengurangi jumlah perempuan dan anak-anak yang tewas.
Baca Juga:ย HRW: Paramiliter Sudan Telah Lakukan Pembersihan Etnis
Pengurangan dilakukan karena OCHA hanya mendata jasad perempuan dan anak-anak yang nama dan rincian identifikasi lainnya telah didokumentasikan secara lengkap. Sehingga, total korban yang dihitung berkurang hampir setengahnya.
Juru bicara PBB Farhan Haq mengatakan bahwa pihaknya berpegang pada data yang dilaporkan oleh Kementerian Kesehatan di Gaza. Dimana perbedaan itu terjadi karena mereka menerbitkan dua laporan terpisah yaitu jumlah total korban dan jumlah total korban yang teridentifikasi.
Baca Juga:ย AS Sebut Serangan Israel ke Rafah Tidak akan Lenyapkan Hamas
Sementara, laporan PBB hanya mencantumkan jumlah total korban jiwa yang identitasnya telah diidentifikasi sehingga menimbulkan kebingungan.
Juru bicara PBB Farhan Haq mengatakan jumlah korban menurut Kementerian Kesehatan di Gaza kini mencapai 34.622 tetapi hanya 24.686 yang telah teridentifikasi. (bp)