
Siap Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza, Ini yang Ditunggu Indonesia
Kepala Biro (Karo) Infohan Setjen Kemhan RI Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas Inkiriwang kembali menekankan bahwa Indonesia siap mengirimkan pasukan perdamaian ke Gaza.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Kepala Biro (Karo) Infohan Setjen Kemhan RI Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas Inkiriwang kembali menekankan bahwa Indonesia siap mengirimkan pasukan perdamaian ke Gaza.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menanggapi rencana pemerintah mengirimkan pasukan perdamaian ke Gaza.

TNI sedang membahas perencanaan teknis pengiriman pasukan perdamaian untuk dikirim ke Jalur Gaza dan sekitarnya, Palestina.

TNI menyatakan dalam kondisi siap apabila sewaktu-waktu diminta menjadi pasukan perdamaian di Timur Tengah, khususnya Palestina.

Kementerian Pertahanan RI menyatakan, pengerahan pasukan perdamaian di wilayah konflik harus melalui persetujuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan bahwa Indonesia siap mengirim 20.000 pasukan perdamaian ke berbagai wilayah konflik seperti Gaza, Ukraina, Sudan dan Libya.

Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan dukungan terhadap penyelesaian konflik di Gaza dengan solusi dua negara. Ia juga mengaku siap untuk mengirim pasukan perdamaian.

Perwira Psikologi TNI, Letkol Laut (KH) M. C. Bayu Murti memprakarsai Mental Health Awareness Training bagi 120 personel pasukan perdamaian Malbatt 850-12 di Camp Marakah, Lebanon Selatan pada beberapa waktu lalu.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov menegaskan bahwa pihaknya menolak pasukan penjaga perdamaian dari negara anggota NATO untuk dikerahkan di Ukraina.

Pascaserangan Israel ke Lebanon sejak 16 September 2024 lalu, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto mengatakan kondisi prajurit TNI yang bertugas sebagai pasukan perdamaian di Lebanon dalam keadaan baik.