Prajurit TNI AL yang tergabung dalam satuan tugas (satgas) Port Visit 2026 menggelar bakti sosial di Port Moresby, Papua Nugini, Senin (26/10). Pelayaran diplomasi ini menjangkau St. Michael Primary School Hanuabada, Gereja Tokarara Christian Fellowship, serta Masjid Hohola.
Kapal bantu rumah sakit KRI Wahidin Sudirohusodo-991 yang membawa satgas Port Visit 2026 sandar di Port Moresby, Papua Nugini, Minggu (25/10). Kedatangan armada TNI AL ini langsung disambut oleh jajaran pejabat pemerintah, petinggi militer, kedutaan besar RI, dan warga lokal.
Kapal bantu rumah sakit TNI AL KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 bertolak dari Sorong, Papua Barat Daya, Senin (21/9), menuju Pasifik Selatan. Pelayaran ini membawa satuan tugas Port Visit 2026 dalam misi diplomasi kemanusiaan ke Vanuatu, Fiji, Kepulauan Solomon, dan Papua Nugini.
Penguatan pengawasan di kawasan perbatasan Indonesia-Papua Nugini (PNG) dinilai menjadi kebutuhan mendesak untuk menjaga kedaulatan negara sekaligus menekan berbagai ancaman lintas batas.
Pengabdian tanpa batas kembali ditunjukkan prajurit TNI. Kali ini Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 753/AVT Pos Suminka melaksanakan perjalanan patroli patok menuju titik MM 6.2A yang merupakan titik perbatasan antara Indonesia dengan Papua Nugini di wilayah Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.
Satgas Port Visit TNI AL mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dalam pertemuan dengan diaspora Indonesia di Port Moresby, Papua Nugini, Senin (15/9).
Kapal Bantu Rumah Sakit TNI AL, KRI Wahidin Sudirohusodo-991 tiba dan sandar di dermaga Lama T-Wharf, Port Moresby, Papua Nugini Minggu (14/9) dalam rangka misi diplomasi RI ke wilayah Pasifik Selatan.
TNI AL mengirimkan dua kapal perang dalam Satgas Port Visit 2025 ke Papua Nugini. KRI Wahidin Sudirohusodo-991 dan KRI RE Martadinata-331 berlayar dari Sorong, Papua Barat Daya, Selasa (9/9).
Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, bertemu dengan Menteri Pertahanan Papua Nugini, Billy M. Joseph di Port Moresby, Papua Nugini, Senin (7/7).