
Presiden AS Umumkan Kesepakatan Gencatan Senjata Israel-Hizbullah
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengungkapkan bahwa gencatan senjata untuk mengakhiri konflik Israel-Hizbullah di Lebanon telah disepakati dan akan segera diimplementasikan.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengungkapkan bahwa gencatan senjata untuk mengakhiri konflik Israel-Hizbullah di Lebanon telah disepakati dan akan segera diimplementasikan.

Komandan PMPP Mayjen TNI Taufik Budi Santoso memastikan pihaknya tetap mengirimkan personel UNIFIL (Pasukan Perdamaian PBB) ke Lebanon. Hal ini dikatakannya menanggapi konflik perang Israel di Lebanon.

Juru Bicara Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) John Kirby mengatakan bahwa negosiasi gencatan senjata Lebanon-Israel telah berjalan dengan positif walaupun masih belum mencapai kesepakatan.

Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) mengatakan bahwa Hizbullah telah meluncurkan 250 proyektil dari Lebanon pada beberapa waktu lalu.

Kru helikopter Panther HS-1305 yang tergabung dalam satuan tugas (Satgas) Maritime Task Force (MTF) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-O UNIFIL, menjalani asistensi dan observasi psikologi, Beirut, Lebanon, Rabu (20/11).

Lebanon dan Hizbullah telah menyetujui rencana gencatan senjata dengan Israel yang diusulkan oleh Amerika Serikat (AS). Hal itu merupakan upaya paling signifikan untuk mengakhiri konflik.

Iran menegaskan komitmen dukungan tak tergoyahkan untuk Lebanon di tengah konflik antara Israel dan Hizbullah yang telah menewaskan lebih dari 3000 orang.

Helikopter AS565 MBe Panther HS-1305 yang tergabung dalam unsur satuan tugas (Satgas) Maritime Task Force (MTF) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-O UNIFIL berhasil memenuhi persyaratan dari PBB.

Hizbullah mengatakan pihaknya belum menerima proposal gencatan senjata apa pun dari Israel, di tengah konflik yang terus berlangsung di Lebanon.

Angkatan Udara Israel (Israel Air Force/IAF) mengkatakan telah meluncurkan lebih dari 110 serangan ke 'target teroris' di Lebanon dan Gaza dalam satu hari pada Rabu (6/11).