Fokus utama kami sepanjang tahun ini adalah mengoptimalkan operasional unsur alutsista baru, mematangkan integrasi data hidro-oseanografi untuk kepentingan pertahanan bawah laut, serta mengakselerasi migrasi database peta laut nasional menuju standar digital baru.
Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal) memamerkan deretan peralatan pemetaan laut modern di atas kapal survei KRI Canopus-936. Unjuk kemampuan teknologi maritim ini berlangsung saat kapal tersebut berlayar mengarungi perairan Teluk Jakarta, Rabu (12/8).
Komandan Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksdya Budi Purwanto menyematkan brevet kehormatan hidro-oseanografi kepada jajaran pejabat tinggi TNI dan kementerian. Penyematan brevet berlangsung di atas geladak helikopter KRI Canopus-936 yang berlayar di perairan Teluk Jakarta, Rabu (12/8).
Indonesia kembali menegaskan identitasnya sebagai negara maritim dengan hadirnya KRI Canopus-936, kapal bantu hidro-oseanografi ocean going (BHOD-OG) tercanggih yang kini memperkuat jajaran TNI AL.
Ketika berbicara tentang kekuatan laut, perhatian publik biasanya tertuju pada kapal perang, kapal selam, atau rudal. Padahal, sebelum seluruh alutsista tersebut dapat beroperasi secara efektif, ada satu fondasi yang sangat penting namun sering luput dari perhatian, yaitu data hidro-oseanografi.
TNI AL siap menghidupkan kembali tradisi riset kelautan nasional yang sempat terhenti selama tiga tahun terakhir. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali memastikan armada terbaru, KRI Canopus-936, bakal langsung memimpin misi prestisius Ekspedisi Jala Citra 4 mulai tahun ini.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali membocorkan jadwal kedatangan alutsista penyelamat kapal selam asal Inggris. Proyek strategis yang telah diinisiasi sejak masa kepemimpinan Prabowo Subianto saat menjabat Menteri Pertahanan ini bernilai £128 juta atau setara Rp2,5 triliun dan dijadwalkan tiba pada pertengahan 2027.
KRI Canopus-936 bersandar di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta, Senin (11/5). KRI Canopus-936 merupakan kapal bantu hidro-oseanografi ocean going (BHOD-OG) berteknologi modern yang dirancang untuk memperkuat kemampuan survei, pemetaan, serta pengelolaan data kelautan nasional.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, mengungkapkan kapal bantu hidro-oseanografi terbaru TNI AL, KRI Canopus-936, kini dapat difungsikan sebagai kapal penyelamat kapal selam (Submarine Rescue Vessel). Armada pertama milik Indonesia ini disiapkan khusus untuk menjamin keselamatan personel jika terjadi situasi darurat di kedalaman samudera.
Kapal perang terbaru milik TNI AL, KRI Canopus-936, resmi memasuki wilayah perairan Indonesia pada Selasa (6/5). Kedatangan kapal Bantu hidro-oseanografi jenis ocean going atau penjelajah samudera tercanggih ini mendapat sambutan khusus melalui sinergi unsur laut dan udara di Selat Sunda.