Di balik peresmian empat batalion baru sebagai benteng pertahanan penyangga Ibu Kota, Korps Marinir menghadapi realitas progres di lapangan. Komandan Brigif 6 Marinir Kolonel (Mar) Ernesto Ardendi Brahmana mengungkapkan, pemenuhan kekuatan prajurit saat ini baru mencapai 30 persen.
Jakarta, IDM – Korps Marinir menggelar aksi donor darah secara serentak di lima wilayah. Kegiatan kemanusiaan ini menargetkan pengumpulan ribuan kantong darah guna membantu ketersediaan stok darah bagi masyarakat luas. Pelaksanaan serentak tersebut mencakup Pasmar 1 Jakarta, Pasmar 2 Surabaya,…
Korps Marinir menggelar simulasi serangan terpadu yang memadukan mobilitas kendaraan tempur lapis baja dan pasukan infanteri di pantai utara Jawa Timur.
Pantai utara Jawa Timur mendadak bergemuruh saat dentuman senjata pemusnah berat saling bersahutan. Korps Marinir bersama Angkatan Bersenjata Australia (ADF) menggelar skenario penyerbuan gabungan berskala masif.
TNI AL bakal menambah satuan brigade infanteri (brigif) Marinir di sejumlah wilayah kepulauan Indonesia. Ekspansi ini disiapkan untuk memperluas jangkauan operasi sekaligus memperkuat pengamanan di wilayah laut nasional.
TNI AL menyiapkan pembentukan batalion sniper hingga penambahan satuan bantuan udara khusus untuk Korps Marinir. Selain satuan baru, TNI AL juga mengalokasikan penambahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) mutakhir.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali memberikan penghargaan tinggi kepada prajurit Korps Marinir dari Satgas Koops TNI Habema. Apresiasi ini diberikan usai pasukan Marinir sukses melumpuhkan tiga anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Papua.
Korps Marinir menguji coba perangkat komunikasi terpadu Base Camp Connect Fiche Technique BCC Tactical V6 di Jakarta, Senin (12/10). Uji coba ini digelar bersamaan dengan pelatihan empat hari bagi 20 prajurit Marinir.
Sebanyak 752 prajurit baru Korps Marinir resmi menyandang baret ungu di Pantai Baruna, Malang Selatan, Jawa Timur, Senin (12/10). Upacara pembaretan ini menandai tuntasnya Pendidikan Komando Angkatan ke-180 sekaligus dimulainya masa penugasan para prajurit.
Korps Marinir menyiagakan Brigade Infanteri (Brigif) 6 Marinir beserta empat batalion barunya khusus untuk membentengi Jakarta dan sekitarnya. Satuan tempur ini disiapkan guna mengantisipasi berbagai ancaman keamanan di wilayah pusat.