
Hadapi Ancaman Korut, Korsel Gencarkan Operasi Pertahanan Siber
Korea Selatan (Korsel) akan menggencarkan operasi pertahanan siber di tengah ancaman peretasan dan disinformasi yang meningkat termasuk dari Korea Utara (Korut).
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Korea Selatan (Korsel) akan menggencarkan operasi pertahanan siber di tengah ancaman peretasan dan disinformasi yang meningkat termasuk dari Korea Utara (Korut).

Badan Intelijen Nasional Korea Selatan (Korsel) mengatakan bahwa peluncur rudal balistik milik Korea Utara (Korut) yang rencananya akan dikerahkan di perbatasan Korea mampu menjangkau Provinsi Chungcheong di bagian selatan Seoul.

Korea Utara (Korut) mengecam potensi akusisi helikopter serbu Apache Amerika Serikat (AS) ke Korea Selatan (Korsel). Hal itu disebut sebagai tindakan provokatif untuk meningkatkan ketidakstabilan di kawasan Semenanjung Korea.

Korea Selatan (Korsel) menggelar latihan gabungan dengan Amerika Serikat (AS), untuk memperkuat operasi udara multi-domain dan kemampuan menghadapi ancaman khususnya dari Korea Utara (Korut).

Korea Selatan (Korsel) akan menggelar latihan gabungan dengan Amerika Serikat (AS), yang mensimulasikan serangan nuklir Korea Utara (Korut) untuk pertama kalinya.

Seorang warga Korea Utara (Korut) dilaporkan telah melarikan diri ke Korea Selatan (Korsel) dengan melintasi perbatasan maritim de facto di Laut Kuning.

Korea Utara (Korut) kembali mengirimkan ratusan balon pembawa sampah ke Korea Selatan (Korsel). Beberapa diantaranya mendarat di kompleks kantor kepresidenan Seoul pada Rabu (24/7).

Korea Utara (Korut) menekankan bahwa latihan militer gabungan antara Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) yang dilakukan secara rutin telah melewati 'batas garis merah perang nuklir baru'.

Korea Selatan (Korsel) kembali menyiarkan propaganda anti-Pyongyang melalui pengeras suara di perbatasan, sebagai balasan atas pengiriman balon sampah oleh Korea Utara (Korut).

Korea Utara (Korut) kembali menerbangkan balon-balon pembawa sampah ke Korea Selatan (Korsel). Hal itu dilakukan usai Kim Yo Jong, pejabat penting sekaligus adik Presiden Korut Kim Jong Un, berjanji untuk membalas propaganda anti-Pyongyang.