Jakarta, IDM โย Korea Utara (Korut) kembali mengirimkan ratusan balon pembawa sampah ke Korea Selatan (Korsel). Beberapa diantaranya mendarat di kompleks kantor kepresidenan Seoul pada Rabu (24/7).
Pengiriman tersebut, yang merupakan kedua kalinya pada minggu ini, terjadi usai otoritas militer Korsel menyiarkan siaran anti-Pyongyang melalui pengeras suara di perbatasan.
Baca Juga:ย Filipina dan Singapura Perluas Kerja Sama Pertahanan
Dilansir dari Yonhap, Dinas Keamanan Kepresidenan Korsel mengatakan bahwa beberapa balon sampah terbang dan jatuh di kompleks kepresidenan tetapi tidak mengandung unsur berbahaya. Mereka juga tidak menembak jatuh balon-balon tersebut karena khawatir akan menyebabkan lebih banyak kerusakan.
Menurut Kepala Staf Gabungan Korsel (Joint Chief of Staf/JCS), terdapat sekitar 300 balon yang terbang ke Korsel pada pukul 4 sore waktu setempat. Sementara, sekitar 250 balon diantaranya jatuh di Seoul dan wilayah utara di sekitar Provinsi Gyeonggi.
Baca Juga:ย Gandeng Turki, Irak Tetapkan Kurdi Sebagai Organisasi Terlarang
Korut telah meluncurkan lebih dari 3.000 balon pembawa sampah sejak akhir Mei, termasuk sekitar 500 balon pada hari Minggu, sebagai tindakan balasan terhadap selebaran anti-Pyongyang yang dikirim oleh para pembelot Korut dan aktivis Korsel.
Dalam menanggapi hal itu, Korsel menyiarkan propaganda melalui pengeras suara secara rutin di perbatasan antar-Korea yang panjangnya sekitar 250 kilometer. (bp)