Jakarta, IDM โย Badan Intelijen Nasional Korea Selatan (Korsel) mengatakan bahwa peluncur rudal balistik milik Korea Utara (Korut) yang rencananya akan dikerahkan di perbatasan Korea mampu menjangkau Provinsi Chungcheong di bagian selatan Seoul.
Sebelumnya, media pemerintah Korut melaporkan, Presiden Kim Jong Un menginspeksi 250 peluncur rudal balistik taktis baru yang akan dikerahkan ke perbatasan.
Baca Juga:ย Awasi Uji Coba Drone Bunuh Diri, Kim Jong Un Perintahkan Produksi Masif
Menanggapi hal itu, Badan Intelijen Nasional Korsel meyakini rudal tersebut memiliki jangkauan 110 km, yang mampu menargetkan teritorial Korsel. Namun, mereka skeptis Korut mampu memasok cukup rudal untuk seluruh 250 peluncur.
“Bahkan jika Korut memiliki sekitar 250 peluncur yang diungkapkan melalui pers, kami ragu apakah mereka dapat memenuhi kebutuhan rudalnya,” katanya melansir Yonhap, Selasa (27/8).
Baca Juga:ย Presiden Ukraina Sebut Rusia Luncurkan Ratusan Rudal dan Drone dalam Semalam
Korut diyakini sulit untuk memenuhi pasokan rudal dalam jumlah besar untuk 250 peluncur atau Transporter Erector Launchers (TEL) itu karena mereka memasok rudal ke Rusia di tengah berlanjutnya perang melawan Ukraina.
“Korut telah memproduksi sistem rudal dan senjata untuk memasok Rusia sebagai bagian dari kerja sama militer mereka, jadi kami menduga bahwa mereka mungkin sulit untuk memenuhinya (peluncur rudal balistik taktis),” tambahnya. (bp)