Korea Utara (Korut) mengklaim telah berhasil meluncurkan satelit pengintai militer untuk pertama kalinya. Tindakan itu pun mendapat kecaman dari berbagai negara seperti Jepang dan Korea Selatan (Korsel).
Korea Selatan (Korsel) memperingatkan Korea Utara (Korut) untuk segera menghentikan upaya peluncuran satelit pengintai militer dan akan melakukan 'tindakan yang diperlukan' jika itu terjadi.
Korea Utara (Korut) mengecam rencana Amerika Serikat (AS) untuk menjual rudal ke Jepang dan Korea Selatan (Korsel). Tindakan itu disebut sebagai langkah konfrontatif yang dapat meningkatkan ketegangan dan memicu perlombaan senjata baru di kawasan.
Korea Utara (Korut) mengkritik kunjungan Menteri Pertahanan (Menhan) AS ke Korea Selatan (Korsel) pada beberapa waktu lalu. Pertemuan itu dinilai ofensif dan bertujuan untuk membentuk langkah konfrontatif lainnya dalam menanggapi program nuklir Korut.
Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) memperkuat kerja sama dengan menandatangani Tailored Deterrence Strategy (TDS). Pembaruan perjanjian keamanan bilateral ini dilakukan untuk menghadapi ancaman nuklir dan rudal Korea Utara (Korut).
Korea Selatan (Korsel), Amerika Serikat (AS) dan Jepang sepakat untuk meluncurkan sistem berbagi data peringatan rudal secara real-time di akhir tahun ini. Tujuannya untuk mendeteksi dan mengobservasi peluncuran rudal balistik Korea Utara (Korut) dengan lebih akurat.
Kapal perang destroyer atau perusak milik Angkatan Laut Republik Korea Selatan, ROKS Gwanggaeto The Great (DDH-971) tiba di dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (5/11).
Badan Intelijen Nasional Korea Selatan (Korsel) atau NIS mengatakan bahwa Korea Utara (Korut) telah berkali-kali mengirim amunisi ke Rusia dan kini sedang mempersiapkan peluncuran satelit pengintai.
Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) menggelar latihan udara skala besar yang melibatkan 130 pesawat militer dari kedua negara. Tujuannya untuk mensimulasikan operasi perang sekaligus meningkatkan interoperabilitas antar pasukan.
Kapal patroli militer Korea Selatan (Korsel) memberikan 'bantuan kemanusiaan' ke sebuah kapal Korea Utara (Korut) yang terdampar di dekat perbatasan maritim kedua negara selama 10 hari.