Jumat, 4 April 2025

Korut Sebut AS dan Sekutu Perburuk Ketegangan di Semenanjung Korea

Jakarta, IDM – Korea Utara (Korut) mengkritik kunjungan Menteri Pertahanan (Menhan) AS ke Korea Selatan (Korsel) pada beberapa waktu lalu. Pertemuan itu dinilai ofensif dan bertujuan untuk membentuk langkah konfrontatif lainnya dalam menanggapi program nuklir Korut.

Dilansir dari KCNA, laman media resmi Korut, Jumat (17/11), Jubir Kemhan Korut menyalahkan AS karena meningkatkan ketegangan di kawasan, mengacu pada kunjungan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin ke Seoul.

โ€œAngkatan bersenjata Korut akan dengan kuat mengendalikan dan mengelola semua ancaman terhadap keamanan dan kepentingan nasionalnya dengan kemampuan penanggulangan yang lebih ofensif dan luar biasa serta melalui tindakan militer pencegah strategis yang nyata,โ€ ujarnya.

Baca Juga:ย Dikecam Cina, Filipina Tegaskan akan Terus Beroperasi di Laut Cina Selatan

Selama kunjungan Austin, Korsel dan AS merevisi perjanjian keamanan bilateral yang bertujuan untuk menghadapi ancaman nuklir dan rudal Korut yang semakin meningkat. Korsel menyebut revisi ini diperlukan karena strategi yang ada tidak cukup mengatasi kemajuan pesat dalam program rudal dan nuklir pemerintahan Kim Jong Un.

Sementara, Korut menyebut AS dan sekutunya bertanggung jawab atas memburuknya ketegangan di Semenanjung Korea, mengingat latihan militer skala besar yang mereka lakukan dan meningkatnya kehadiran aset-aset strategis AS di wilayah tersebut.

Baca Juga:ย Kapal Perang Angkatan Laut AS Tembak Jatuh Drone di Laut Merah, Diduga Berasal Dari Yaman

“Postur militer mereka terhadap Korut sama sekali tidak bersifat defensif tetapi bertujuan untuk menyerang Korut. Perlu ditegaskan sekali lagi bahwa AS dan para pengikutnya adalah pihak yang secara sepihak memperburuk ketegangan militer di kawasan Semenanjung Korea,” katanya.

Sebelumnya, Pentagon mengumumkan bahwa Departemen Luar Negeri AS telah menyetujui potensi penjualan rudal Sidewinder dan Standard Missile 6 Block I ke Korsel, sebagai sebuah langkah yang dinilai akan meningkatkan keamanan sekutu. (bp)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer