Kapal induk helikopter ITS Giuseppe Garibaldi terpantau melintas di perairan perbatasan Batam dan Selat Singapura pada Rabu (16/9) pagi. Kapal perang eks Angkatan Laut Italia yang santer disebut bakal berganti nama menjadi KRI Sriwijaya ini berlayar menuju Indonesia usai bertolak dari Pelabuhan Colombo, Sri Lanka.
Proses kedatangan kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi ke Indonesia bakal melibatkan kolaborasi langsung antarmiliter. TNI AL menggandeng Angkatan Laut Italia untuk menerapkan skema pengawakan bersama (joint crew) saat membawa pulang kapal perang raksasa tersebut.
Pangkalan TNI AL (Lanal) Lampung tidak cuma memperlebar dermaga menjelang kedatangan kapal induk asal Italia, ITS Giuseppe Garibaldi. Titik pertahanan di Pulau Sumatra ini tengah bersiap memasang sejumlah fasilitas teknis tingkat tinggi yang belum pernah ada sebelumnya.
Teka-teki nama calon kapal induk baru untuk Indonesia mulai terungkap. TNI AL menyiapkan nama tokoh besar sejarah nasional sebagai opsi untuk disematkan pada kapal perang raksasa Giuseppe Garibaldi tersebut.
Sinyal kehadiran kapal induk baru untuk TNI AL makin benderang. Sebanyak ratusan personel pilihan bakal berangkat ke Eropa demi mengawaki kapal perang raksasa Giuseppe Garibaldi.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait menyatakan, kapal induk ITS Giussepe Garibaldi dalam dalam proses pengiriman ke Indonesia.
TNI AL angkat bicara mengenai rumor identitas kapal induk yang akan memperkuat pertahanan maritim Indonesia. Fokus publik saat ini tertuju pada penamaan unsur KRI baru yang santer dikabarkan bakal mengusung nama tokoh pemersatu Nusantara, KRI Gajah Mada.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menaruh harapan besar pada percepatan proses akuisisi kapal induk Giuseppe Garibaldi. TNI AL saat ini tengah mengupayakan agar kapal perang asal Italia tersebut bisa tiba di tanah air lebih awal.